SANGATTA – Upaya peningkatan kualitas pelayanan air bersih terus dilakukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia. Salah satunya lewat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Manajemen Air Minum Tingkat Muda Bersertifikat Kompetensi Angkatan 194 yang resmi ditutup, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Victoria Sangatta tersebut ditutup oleh Direktur Teknik Perumda TTB Kutim, Galuh Boyo Munanto, setelah para peserta mengikuti pelatihan intensif selama lima hari.
Sebanyak 30 pegawai pilihan dari berbagai unit pelayanan dan kantor cabang mengikuti program tersebut. Mereka dinyatakan kompeten setelah menjalani proses pembelajaran dan sertifikasi bersama Yayasan Pendidikan Tirta Dharma PAMSI serta LSP PTD PAMSI.
Galuh Boyo mengatakan, perusahaan membutuhkan SDM yang mampu bekerja secara profesional dan adaptif dalam menghadapi tantangan pengelolaan air bersih di masa depan.
Menurutnya, pengelolaan air tidak hanya berkaitan dengan distribusi, tetapi juga menyangkut efisiensi, kualitas pelayanan, dan keberlanjutan sumber daya.
“Kita harus mampu menciptakan sistem pengolahan air yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang,” jelasnya.
Ia menambahkan, para pegawai yang telah tersertifikasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing, terutama dalam meningkatkan respons penanganan gangguan, efisiensi distribusi air, dan pelayanan publik berbasis digital.
Galuh juga memotivasi para peserta agar terus meningkatkan kapasitas diri karena industri pengelolaan air bersih memiliki prospek besar di masa depan, termasuk mendukung kebutuhan kawasan IKN.
Melalui pelatihan tersebut, Perumda TTB Kutim menargetkan terciptanya pelayanan air minum yang semakin profesional, prima, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. (Humas Perumda)
