SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama KONI Kutim mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Kalimantan Timur VIII tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.
Persiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Tahap I yang berlangsung di Sekretariat KONI Kutim dan dihadiri para pengurus cabang olahraga, Dispora, serta tokoh olahraga daerah.
Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi yang dipercaya sebagai Ketua Kontingen PORPROV menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak demi mewujudkan target prestasi daerah.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Semua cabang olahraga harus solid agar target besar yang diberikan pemerintah bisa dicapai,” ujarnya.
Ketua Umum KONI Kutim Rudi Hartono menambahkan bahwa koordinasi sejak dini sangat penting untuk meminimalkan kendala teknis saat pertandingan berlangsung nanti.
Menurutnya, aspek akomodasi, konsumsi, hingga transportasi atlet harus dipersiapkan secara detail agar atlet bisa fokus bertanding.
Di sisi lain, Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan menyebut pihaknya kini sedang menginventarisasi kebutuhan kontingen dari seluruh cabang olahraga. Hingga saat ini, data dari 24 cabang olahraga telah diterima dan akan terus dilengkapi.
“Kami meminta seluruh pengurus cabor aktif memberikan data kebutuhan agar semua bisa dipenuhi sesuai perencanaan,” katanya.
Mahyunadi juga mengingatkan bahwa persaingan di PORPROV nanti tidak akan mudah. Berdasarkan evaluasi PORPROV sebelumnya, Kutim masih tertinggal cukup jauh dari posisi tiga besar.
Karena itu, ia meminta perhatian lebih diberikan kepada cabang olahraga potensial penyumbang medali emas dalam jumlah besar.
Selain pembinaan atlet, Mahyunadi memastikan fasilitas dan kesejahteraan atlet menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia ingin seluruh atlet Kutim tampil maksimal dengan dukungan sarana yang memadai. (DS)
