Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Bidan Kutim Bergerak ke Pelosok, Dorong Deteksi Dini Kanker Serviks
Advertorial

Bidan Kutim Bergerak ke Pelosok, Dorong Deteksi Dini Kanker Serviks

adminBy admin14 Mei 2026Updated:14 Mei 20263 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

KARANGAN – Komitmen meningkatkan kesehatan ibu dan anak terus diperkuat oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Melalui rangkaian bakti sosial dan pelayanan kesehatan reproduksi, para bidan turun langsung menjangkau masyarakat di sejumlah kecamatan sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 IBI dan Hari Bidan Internasional 2026.

Kegiatan berlangsung sejak awal April 2026 yang dimulai di Kecamatan Batu Ampar tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diisi dengan pelayanan kesehatan keluarga, edukasi reproduksi perempuan, hingga pemeriksaan IVA Test (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) untuk deteksi dini kanker serviks.

Setelah dilaksanakan di Kecamatan Sangkulirang pada 9 Mei 2026, kegiatan berlanjut di Kecamatan Karangan sehari kemudian. Berbagai unsur masyarakat turut hadir, mulai dari pemerintah kecamatan, TP PKK, kader posyandu, hingga organisasi perempuan dan tenaga kesehatan.

Mewakili Camat Karangan, Kepala Seksi PMDH Kecamatan Karangan Hubertus Umar mengatakan bahwa peran bidan sangat penting dalam menjaga keselamatan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga persalinan.

“Generasi yang sehat dan cerdas lahir dari ibu yang sehat. Karena itu, bidan menjadi ujung tombak dalam mendampingi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai pendampingan yang dilakukan para bidan membantu masyarakat memahami pentingnya persiapan persalinan yang aman sekaligus mencegah risiko kematian ibu dan bayi. Menurutnya, profesi bidan memiliki kontribusi besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan bangsa dimulai dari hal-hal kecil, termasuk edukasi kesehatan yang terus dilakukan para bidan kepada masyarakat,” katanya.

Hubertus juga mengapresiasi dedikasi para bidan yang tetap aktif melayani masyarakat meski menghadapi berbagai keterbatasan di lapangan. Ia berharap inovasi pelayanan kesehatan terus berkembang agar proses persalinan dan tumbuh kembang anak semakin baik.

Sementara itu, Ketua IBI Kutim Yuliana Kalalembang menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya terus memperkuat pelayanan hingga ke tingkat kecamatan melalui pembentukan 22 ranting di 18 kecamatan.

Menurutnya, program bakti sosial tahun ini difokuskan pada pelayanan keluarga berencana serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini kanker serviks melalui IVA Test.

“Program ini kami jalankan bersama Dinas Kesehatan, TP PKK, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kutim,” ujarnya.

Yuliana mengungkapkan, cakupan pemeriksaan IVA Test di Kutim masih rendah. Hingga Maret 2026, baru 189 perempuan menjalani pemeriksaan dari target lebih dari 77 ribu perempuan usia 30–50 tahun.

Karena itu, IBI Kutim terus menggencarkan sosialisasi dan pelayanan pemeriksaan di berbagai wilayah. Sejak peluncuran perdana di Batu Ampar pada April lalu, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah ranting seperti Ranting Tepian Baru Bengalon, Ranting di Kongbeng, Sangatta Utara, Wahau, Teluk Pandan, Kaubun, Sangkulirang, hingga Karangan.

“Hingga 10 Mei 2026 sudah 11 ranting atau sekitar 50 persen yang melaksanakan pemeriksaan IVA Test dengan jumlah peserta mencapai 313 perempuan,” jelasnya.

Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi secara rutin sebagai bagian dari upaya menekan angka kanker serviks di Kutim.

“Perempuan sehat akan melahirkan generasi yang sehat pula. Ini menjadi bagian penting menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Yuliana. (Yul)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belajar Sambil Bermain, Anak PAUD Kutim Kenali Bahaya Kebakaran

6 Mei 2026

Keterbukaan Informasi Jadi Fondasi Kepercayaan Publik, Wabup Kutim Tekankan Transparansi

16 April 2026

Ledakan Dispenser BBM di SPBU Muara Wahau, Respons Cepat Petugas dan Polisi Cegah Korban Jiwa

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Perkuat Kolaborasi Tekan Angka Stunting Hingga 2029
  • Hendak Ambil Layangan Putus, Pelajar SMP Nyaris Diseret Buaya di Sangatta
  • Bidan Kutim Bergerak ke Pelosok, Dorong Deteksi Dini Kanker Serviks
  • 128 Peserta Latsar CPNS Kutim Dinyatakan Lulus, Siap Jadi Pelayan Masyarakat
  • Polres Kutim Optimalkan Layanan Call Center 110, Siaga 24 Jam untuk Masyarakat
  • BPJS Kutim Gandeng Empat Yayasan, 640 Relawan Kini Terlindungi Jaminan Kesehatan
  • SIM Keliling Diserbu Warga Sangkulirang, Polres Kutim Perluas Akses Pelayanan
  • Pasca Putusan MK, Disdukcapil Kutim Buka Posko Perubahan Data Warga Sidrap
  • Kutim Target Juara Umum di Sirnas C Bupati Cup Open 2026
  • Enam Santri SDIT Daarussalam Sukses Sambung Ayat Al-Qur’an di Hadapan Bupati
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.