Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Yuliana Kala’Lembang : Edukasi KB pada Ibu Nifas Penting untuk Dukung Kesehatan Keluarga
Advertorial

Yuliana Kala’Lembang : Edukasi KB pada Ibu Nifas Penting untuk Dukung Kesehatan Keluarga

adminBy admin20 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui edukasi kesehatan reproduksi dan keluarga berencana (KB). Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kutai Timur, Yuliana Kala’Lembang, menilai konseling KB pada ibu nifas menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat mengisi materi pada kegiatan “Sosialisasi Keluarga Berencana Pasca Salin untuk Pencegahan Stunting” di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, Rabu (20/5/2026).

Di hadapan peserta yang terdiri dari Tim Pendamping Keluarga (TPK), kader KB, pasangan usia subur, penyuluh KB, TP-PKK, anggota IBI, dan unsur Kodim 0909/Kutai Timur, Yuliana menjelaskan bahwa masa nifas merupakan fase pemulihan penting selama 42 hari setelah melahirkan.

Menurutnya, pada periode tersebut ibu perlu mendapatkan pendampingan kesehatan sekaligus edukasi mengenai perencanaan kehamilan agar terhindar dari risiko kehamilan terlalu dekat.

“Kehamilan dengan jarak yang terlalu singkat dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun tumbuh kembang anak. Karena itu, edukasi KB harus diberikan sejak masa nifas,” katanya.

Ia menambahkan, konseling KB membantu ibu memahami kembalinya masa subur setelah melahirkan dan menentukan metode kontrasepsi yang aman sesuai kondisi kesehatan serta status menyusui.

Dalam sosialisasi itu, Yuliana juga menjelaskan sejumlah pilihan kontrasepsi, mulai dari metode amenore laktasi, kondom, IUD, implant, hingga suntik dan pil hormonal.

Selain menjaga jarak kehamilan, penggunaan kontrasepsi pascasalin dinilai dapat membantu keberhasilan ASI eksklusif dan memberi waktu pemulihan optimal bagi ibu.

Yuliana berharap edukasi KB terus diperluas agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi semakin meningkat demi menciptakan keluarga sehat dan berkualitas. (*/ds)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026

Festival Sekerat Nusantara V Tegaskan Komitmen Desa Bangun Budaya dan Ekonomi Berkelanjutan

12 Juli 2026

Bupati Kutim Dorong Lulusan BLK Terpantau Hingga Terserap Dunia Kerja

6 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
  • RSUD Kudungga Dorong Pelayanan Transparan Lewat Public Hearing
  • IKASANDI Jadi Langkah Kutim Petakan dan Perkuat Keamanan Siber Pemerintahan
  • Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi
  • Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital
  • Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan
  • DOB Sangsaka Digagas untuk Percepat Pelayanan Publik di Lima Kecamatan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.