Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Operator Call Center 112 Kutim Dibekali Softskill Terkait Layanan Kedaruratan
Advertorial

Operator Call Center 112 Kutim Dibekali Softskill Terkait Layanan Kedaruratan

adminBy admin30 Mei 2024Updated:5 Juli 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

YOGYAKARTA – Kenapa harus 112 ? Kata Rahadian Agustin sebagai narasumber pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Management Handling Panggilan Kegawat Daruratan dan Peningkatan Softskill Operator Call Center Kabupaten Kutim, mulai menjelaskan kepada peserta, pada Rabu (29/5/2024) yang digelar di Meeting Room, Hotel Khas Tugu, Yogyakarta.

“Permasalahannya tidak ada nomor yang muda diingat, keadaan darurat tidak cepat teratasi oleh pihak berwenang dampak bahaya yang ditimbulkan menjadi besar,” terangnya.

Namun, sebelum harus dipahami bahwa layanan Call Center 112 terdapat beberapa regulasi. Yakni, Regulasi 112, Permenkominfo nomor 10 tahun 2016 tentang Nomor Layanan Tunggal Darurat, Perkominfo nomor 14 tahun 2018 tentang Rencana Dasar Teknis Pembangunan Telekomunikasi Nasional dan Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) nomor 112 tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Penyediaan Layanan Nomor Panggilan Darurat 112.

Adapun istilah umum Nomor Layanan Tunggal Darurat (NLTD) diantaranya, singel nomor, mudah diingat, bebas pulsa. Manfaat (NLTD) memberikan kemudahan pelaporan, mempercepat penggulangan, mempermudah koordinasi. Peran NLDT sebagai Call Center Emergency Layanan Kedaruratan.

“Ruang lingkup NLDT adalah kebakaran, kecelakaan, kesehatan, kriminalitas, gangguan keamanan, kerusuhan, bencana alam dan keadaan daurat lainnya,” terang Rahadian Agustin.

Lebih lanjut ia memaparkan, layanan darurat dan layanan pengaduan umum tidak sama. Untuk layanan darurat bersifat darurat (emergency) butuh pertolongan. Fokus pada kualitas layanan, menggunakan nomor pendek seperti 112 (call center), 113 (Damkar), 115 (Basarnas), 119 (PCS), 118 (Ambulan) dan 123 (PLN).

“Sedangkan untuk layanan pengaduan umum bersifat keluhan terhadap layanan publik, fokus pada produk, menggunakan nomor umum seperti 1400 dan 08xxx, umumnya pada jam kerja dan berbayar,” jelasnya.

Istilah-istilah yang perlu diketahui, sambung Rahadian, diantaranya, call taker/operator/agent adalah petugas yang menerima laporan dari masyarakat. Kemudian, Dispatcher adalah petugas yang bertanggung jawab mendistribusikan dan monitoring tiket kejadian serta berkoordinasi dengan petugas OPD sampai tiket tersebut close.

“Responder/OPD adalah petugas yang kelapangan untuk menangani suatu permasalahan yang dilaporkan oleh masyarakat serta berkoordinasi dengan petugas call center,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, tidak hanya menyampaikan materi tetapi juga terjadi interaksi dua arah, antara pemateri dengan peserta. Sehingga para operator call center bisa memahmi apa yang disampaikan.

Usai materi, peserta diajak mengunjungi Layanan Call Center yang ada di Diskominfo Kota Magelang, guna melihat langsung bagaimana cara pelayanan yang ada disana. (adv/cp-ds)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025

Bupati Cup E-Sport 2025 Resmi Dimulai, Mahyunadi : Dari Hobi Jadi Prestasi

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • PORPROV VIII Kaltim 2026, Paser Luncurkan Logo dan Maskot “Si Taka”
  • Lepas Kontingen Baseball–Softball, Bupati Ardiansyah : Baca Kelemahan Lawan Secara Cepat
  • Di Balik Layar Pelayanan Publik Kutim, Upaya Senyap OPD Narahubung Menguatkan SP4N LAPOR!
  • KIM & SP4N LAPOR, Peran Mahasiswa Kutim Mengawal Pelayanan Publik
  • Membaca Peta Talenta Aparatur, BKPSDM Kutim Gelar Profiling ASN
  • Menata Dokumen, Komitmen Diskominfo Staper pada Tata Naskah Dinas
  • Hari Ibu ke-97 di Kutim: Pemerintah Tegaskan Dukungan terhadap Perempuan sebagai Pilar Pembangunan
  • PBI Kutai Timur Resmi Dilantik, Dorong Percepatan Pembangunan Sarana Bowling
  • Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan
  • PPID Kutai Timur Duduki Peringkat Ke-2 se Kaltim
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2025 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.