Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Nurhadi Saputra: Ketidakadilan Akses Pendidikan di Balikpapan Harus Diatasi
Advertorial

Nurhadi Saputra: Ketidakadilan Akses Pendidikan di Balikpapan Harus Diatasi

adminBy admin11 November 2024Updated:13 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Ketimpangan akses pendidikan menengah di Balikpapan menjadi perhatian Nurhadi Saputra, Anggota DPRD Kalimantan Timur. Menurutnya, kondisi saat ini memaksa lulusan SMP di Balikpapan untuk mencari pendidikan lanjutan di luar kota atau bahkan provinsi karena jumlah SMA dan SMK di kota tersebut tidak memadai.

“Dengan hanya 9 SMA dan 6 SMK yang tersedia untuk menampung lulusan dari 28 SMP negeri, jelas ada ketidakadilan akses pendidikan yang harus kita selesaikan,” ujar Nurhadi. Ia mengkritik situasi saat ini yang mengharuskan siswa dan orang tua mereka menanggung beban biaya tambahan untuk pendidikan.

Nurhadi, yang dikenal sebagai pendukung kuat peningkatan infrastruktur pendidikan, mendesak pemerintah daerah dan provinsi untuk menambah jumlah SMA dan SMK di Balikpapan. “Ini bukan hanya soal menambah gedung sekolah, tetapi memastikan bahwa pendidikan berkualitas tinggi dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat di kota kami,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perbaikan dan peningkatan fasilitas di sekolah yang sudah ada. “Penerimaan Peserta Didik Baru sering kali menjadi masalah karena kapasitas yang terbatas. Dengan memperbaiki dan memperluas sekolah yang ada, kita dapat menangani masalah ini,” jelas Nurhadi.

Nurhadi berharap inisiatif ini akan mendorong pemerintah untuk mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke pendidikan di Balikpapan, menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan adil. “Kami akan terus memperjuangkan ini sampai kita melihat perubahan nyata dan semua anak di Balikpapan bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan adil,” pungkasnya. (adv/cp-m))

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Posko Aduan SPMB Jadi Solusi Cepat Atasi Kendala Pendaftaran Sekolah di Kutim

24 Juni 2026

Yuliana Kala’Lembang : Edukasi KB pada Ibu Nifas Penting untuk Dukung Kesehatan Keluarga

20 Mei 2026

Peringati Harkitnas ke-118, Pemkab Kutim Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Digital

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Hari Bhayangkara ke-80 di Kutim Dimeriahkan Fun Bike, Jalan Santai dan Lomba Tradisional
  • Lokakarya Formika Perkuat Peran Strategis Perempuan dalam Mendorong Pembangunan Daerah
  • Posko Aduan SPMB Jadi Solusi Cepat Atasi Kendala Pendaftaran Sekolah di Kutim
  • Program Revitalisasi Tambak Kutim Dorong Produksi Perikanan Tanpa Abaikan Kelestarian Alam
  • Pemkab Kutim Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih, Operasional Tunggu Peluncuran Nasional
  • HUT Bhayangkara ke-80, Polres Kutim Gelar Kejuaraan Menembak Terbuka untuk Umum
  • Bhayangkara FC dan Jukut FC Berbagi Skor 1-1, Kemitraan Polisi dan Media Kian Solid
  • Ribuan Warga Kutim Diusulkan Masuk Program Jaminan Kesehatan Sepanjang 2026
  • Bayu Ditetapkan Sebagai Ketua JMSI Kaltim, Fokus Perkuat Pers Siber dan Kemandirian Media
  • Polres Kutim Tuntaskan Renovasi Jembatan H. Masdar, Mobilitas Warga Makin Mudah
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.