Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»30 Tahun Permasalahan Tanah Loa Bakung: DPRD Kaltim Akan Konsultasikan Langsung ke Kemendagri
Advertorial

30 Tahun Permasalahan Tanah Loa Bakung: DPRD Kaltim Akan Konsultasikan Langsung ke Kemendagri

adminBy admin23 Oktober 2023Updated:19 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Polemik tanah Loa Bakung yang telah berlarut-larut selama 30 tahun mendapatkan perhatian serius dari DPRD Kaltim. DPRD mendesak agar Pemprov Kaltim segera berkomunikasi dengan Kemendagri untuk mendapatkan jawaban resmi terkait solusi atas permasalahan tersebut. Keputusan ini diambil menyusul Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di gedung DPRD Kaltim.

Sapto Setyo Pramono, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, menekankan pentingnya transparansi dalam masalah ini. Ia berharap Kemendagri segera merespon agar langkah-langkah konkret dapat segera diambil. Dalam wawancaranya, Sapto mengatakan, “Publik berhak mengetahui. Kami memerlukan informasi resmi dari Kemendagri agar bisa merumuskan solusi yang tepat untuk warga Loa Bakung.”

Sebagai bentuk keseriusan DPRD Kaltim, mereka berencana mengajak tiga perwakilan warga Loa Bakung untuk berdiskusi langsung dengan Kemendagri di Jakarta. Semua kebutuhan perjalanan dan akomodasi warga akan ditanggung oleh DPRD.

Di sisi lain, Neneng Herawati, Ketua FPPPKLB, mengkritik pembayaran perpanjangan HGB yang diatur dalam Peraturan Gubernur. Menurutnya, aturan ini menjadi beban berat bagi warga Loa Bakung. Neneng berpendapat, “Kami merasa seperti hanya penyewa, padahal kami membeli tanah tersebut. Ini sangat merugikan.”

Neneng juga menyoroti solusi hibah dalam Perda nomor 3 tahun 2022. Ia berharap solusi hibah dapat menjadi alternatif yang mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan sosial.

Keputusan mengenai jadwal keberangkatan warga Loa Bakung ke Kemendagri masih menunggu keputusan dari DPRD Kaltim. Warga Loa Bakung dan seluruh masyarakat Kaltim menantikan solusi yang adil dan menyeluruh atas masalah tanah yang telah berlarut-larut ini.(ADC/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Posko Aduan SPMB Jadi Solusi Cepat Atasi Kendala Pendaftaran Sekolah di Kutim

24 Juni 2026

Yuliana Kala’Lembang : Edukasi KB pada Ibu Nifas Penting untuk Dukung Kesehatan Keluarga

20 Mei 2026

Peringati Harkitnas ke-118, Pemkab Kutim Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Digital

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Hari Bhayangkara ke-80 di Kutim Dimeriahkan Fun Bike, Jalan Santai dan Lomba Tradisional
  • Lokakarya Formika Perkuat Peran Strategis Perempuan dalam Mendorong Pembangunan Daerah
  • Posko Aduan SPMB Jadi Solusi Cepat Atasi Kendala Pendaftaran Sekolah di Kutim
  • Program Revitalisasi Tambak Kutim Dorong Produksi Perikanan Tanpa Abaikan Kelestarian Alam
  • Pemkab Kutim Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih, Operasional Tunggu Peluncuran Nasional
  • HUT Bhayangkara ke-80, Polres Kutim Gelar Kejuaraan Menembak Terbuka untuk Umum
  • Bhayangkara FC dan Jukut FC Berbagi Skor 1-1, Kemitraan Polisi dan Media Kian Solid
  • Ribuan Warga Kutim Diusulkan Masuk Program Jaminan Kesehatan Sepanjang 2026
  • Bayu Ditetapkan Sebagai Ketua JMSI Kaltim, Fokus Perkuat Pers Siber dan Kemandirian Media
  • Polres Kutim Tuntaskan Renovasi Jembatan H. Masdar, Mobilitas Warga Makin Mudah
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.