Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Yusuf Silambi Sebut Kebakaran Lahan Karena Masih ada Masyarakat Menggunakan Metode Pembakaran Untuk Membukan Lahan
Advertorial

Yusuf Silambi Sebut Kebakaran Lahan Karena Masih ada Masyarakat Menggunakan Metode Pembakaran Untuk Membukan Lahan

adminBy admin9 November 2024Updated:23 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Anggota DPRD Kutim, Yusuf T Silambi mengatakan, salah satu penyebab terjadinya kebakaran lahan yakni masih adanya masyarakat yang membuka lahan dengan cara di bakar. Karena alasan efisiensi waktu dan biaya. Sampai saat ini, Sebagian masyarakat masih menggunakan metode pembakaran untuk membukan lahan yang akan di gunakan untuk bercocok tanam maupun menajdi area pemukiman. Selain lebih mudah. Dengan membakar lahan juga akan menghemat biaya yang di keluarkan.

Namun, di balik kemudahan dan efisiensi biaya, ada bahaya yang mengancam apabila di lakukan tanpa adanya rencana yang matang serta pengawasan yang ketat yang menimbulkan kerugian bahkan bencana yang bisa merenggut korban jiwa.

Berdasarkan catatan World Resources Institut (WRI) Indonesia, 98 persen kebakaran lahan dan gambut di akibatkan oleh ulah manusia. Baik secara sengaja maupun dari kelalaian yang di timbulkan. Untuk mencegah dan mengurangi kebakaran, pemerintah juga telah mengeluarkan larangan penggunaan api untuk membuka lahan melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam aturan tersebut juga jelas menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan pembakaran lahan dapat dipidana dengan hukuman penjara 3-10 tahun dan denda Rp 3 hingga 10 miliar.

Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sendiri, Sebagian wilayahnya terdiri dari kawasan hutan yang masih cukup luas. Potensi kebakaran sendiri di wilayah yang memiliki luas kurang lebih 35 ribu kilometer persegi ini masih cukup tinggi. Hal itu di perkuat dengan di temukanya 38 titik api (hotspot) yang terjadi di tahun 2023 (BPBD).

“Boleh buka lahan tapi jangan di bakar, salah satunya kan bisa dengan obat.” ujarnya.

Politisi dari PDI Perjuangan ini juga menekankan, kepada setiap masyarakat yang ingin membuka lahan, wajib mentaati setiap aturan yang sudah di tetapkan. Hal itu bertujuan untuk memberikan rasa aman selain mengurangi resiko yang di timbulkan.

“Nah kalau lahan itu sudah masuk kategori layak untuk di gunakan dan sesuai aturan ya silahkan saja. Namun dengan pengawasan dan area bakarnya tidak boleh langsung luas,”pungkasnya. (adv/cp-t)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
  • Hilirisasi Jadi Kunci, Keripik Pisang Produksi IKM Kutim Perkuat Penetrasi di Pasar Uni Eropa
  • Pantau Harga Lebih Cepat, Disperindag Kutim Andalkan SP2KP dan Videotron Kota
  • Disperindag Kutim Terapkan Skema Jemput Bola di Pasar Murah 2026
  • DLH Kutim Perluas Program Bank Sampah, Fokuskan Pengelolaan dari Lingkungan Perkantoran
  • Penggabungan NPWP Suami–Istri, Lebih Efisien dan Hemat Pajak? Ini Penjelasannya
  • Kunjungan Tenant Masih Rendah, Pengelola MPP Sangatta Fokus Perluas Sosialisasi Layanan Publik
  • Upgrading KONI Kutim Perkuat Organisasi dan Target Prestasi Porprov
  • Ops Lilin Mahakam 2025, Sat Lantas Polres Kutim Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Penggal Kartini
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.