Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Sektor Pertanian Salah Satu Program Yang diperjuangkan Faizal Rachman
Advertorial

Sektor Pertanian Salah Satu Program Yang diperjuangkan Faizal Rachman

adminBy admin24 Oktober 2024Updated:19 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA- Selain sektor pendidikan dan kesehatan, program pertanian juga menjadi bagian yang terus di upayakan agar sampai ke masayarakat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kutai Timur Faizal Rachman saat ditemui awak media di Kantornya di Sekretariat DPRD.

‘Sejak awal saya menjabat mulai tahun 2019 lalu hingga saat ini, saya konsentrasi untuk membangun pertanian kita,” ujarnya.

Pria kelahiran Pelabuhan Ratu 19 Mei 1981 ini menyebut, sektor pertanian dalam arti luas yang ia perjuangkan di harapkan mampu berbasis masyarakat. Berbeda halnya dengan bidang perkebunan yang menurutnya memiliki korelasi dengan dunia usaha atau industri.

Untuk mewujudkan pertanian berbasis masyarakat, dirinya mengaku terus mendorong agar para petani, agar terus mengoptimalkan usaha taninya.

“Salah satunya melalui pokok-pokok pikaran (Pokir) yang sudah saya salurkan ke mereka (petani), alat pertanian, bibit, pupuk termasuk pembangunan jalan usaha tani,” ujarnya.

Dipilihnya sektor pertanian, menurut Faizal bukan tanpa sebab, dirinya melihat, perkembangan pertanian di Kabupaten Kutim masih sangat jauh tertinggal dari segi kuantitas maupun kualitas. Selain itu, dari sisi biaya operasional juga cukup tinggi di banding dengan daerah lain. Ia mencontohkan soal hasil beras yang belum mampu setara dengan beras yang di hasilkan oleh para petani yang berasal dari Sulawesi.

“Nah, komponen yang sudah saya sebut tadi, sangat berpengaruh terhadap biaya produksi, contoh kalua jalan usaha tani jelek, tukang angkut mana mau angkut pakai motor, jadi petani sewa tractor, nah ini menajdi problem yang harus kita selesaikan,’ ujarnya. (adv/cp-t)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas

13 Oktober 2026

Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan

13 Oktober 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.