Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Kurangnya SDM Jadi Alasan Klasik Menutupi Lambatnya Progress Penyerapan Anggaran
Advertorial

Kurangnya SDM Jadi Alasan Klasik Menutupi Lambatnya Progress Penyerapan Anggaran

adminBy admin25 Oktober 2024Updated:19 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA- Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi alasan klasik yang terus digulirkan oleh Pemerintah Daerah untuk menutupi lambanya progress penyerapan anggaran yang sudah terjadi selama kurang lebih tiga tahun terakhir.

“Dari dulu, itu terus di sampaikan oleh pemerintah, alasanya karena keterbatasan SDM, padahal itu pekerjaan mereka setiap hari, istilahnya alah bisa karena biasa,” ujar Anggota DPRD Kutim dr Novel Tyty Paembonan saat ditemui awak media beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya Pemerintah seharusnya tidak perlu menunggu seseorang yang sudah bekerja di instansi pemerintahan di angkat statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Kontrak dengan perjanjian Kerja (PPPK) untuk di beri kepercayaan dalam membantu melaksanakan berbagai kegiatan dan program yang sudah di canangkan.

‘Maksud saya begini, godwil atau niat baiknya mereka mau kerja apa nggak? Uang sudah ada, program sudah siap, semua orang sudah menunggu,” ungkap dr Novel.

Dirinya menyebut, apabila pemerintah lamban dalam mengekseskusi berbagai program yang sudah di canangkan akan berdampak terhdap hasil pembangunan yang sudah lama di nanti oleh masyarakat.

Saat ini sudah memasuki triwulan akhir, namun, kegiatan yang harusnya sudah berjalan melalui anggaran murni juga belum sepenuhnya berjalan.

“Ini perubahan, apa nggak bertabrakan lagi tu kegiatan, mohon maaf, khawatirnya pekerjaan pasti tidak terkontrol dengan bagus, ini kayak apa kalau begini,” bebernya. (adv/cp-t)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
  • KPC Ringankan Beban Warga, 500 Paket Sembako Dibagikan di Kawasan Terdampak Banjir
  • Sidokkes dan Polair Turun Langsung Layani Korban Banjir di Kutai Timur
  • Kaliorang Ajukan Tiga Sektor Prioritas dalam Musrenbang 2026
  • Musrenbang Sangkulirang Dorong Konektivitas dan Transformasi Ekonomi 2027
  • Bengalon Gelar Musrenbangcam, Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas 2027
  • Pasca Lebaran, Dokter Keliling Siap Layani Warga Pesisir dan Pedalaman Kutim
  • RSUD Kudungga Optimistis Jadi Rumah Sakit Rujukan Unggulan Berkat Layanan Cathlab
  • Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga
  • Kecelakaan Maut Bus dan Motor di Sangatta Utara, Polres Kutim Berikan Respons Cepat
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.