Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»DP3A Kutai Timur Adakan Pelatihan Perlindungan Hak Anak, Libatkan Dunia Usaha dan Media
Advertorial

DP3A Kutai Timur Adakan Pelatihan Perlindungan Hak Anak, Libatkan Dunia Usaha dan Media

adminBy admin11 November 20243 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Sangatta – Pemerintah kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP3A) melaksanakan kegiatan pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) Bagi Dunia Usaha, Lembaga masyarakat dan Media Massa Kabupaten Kutai Timur Tahun 2024 Yang di laksanakan di ruang Meranti kantor bupati Kutai Timur, Senin (11/11/2024).

Acara tersebut di hadiri Kepala Dinas DP3A, Idham Cholid Forkompinda serta tamu undangan dan para peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Idham Cholid menekankan pentingnya kesadaran dan pemahaman bersama terkait penerapan hak anak.

“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa dan Kabupaten Kutai Timur. Jika mereka tidak kita lindungi dan dampingi dengan baik, masa depan daerah ini akan terancam,” ungkap Idham.

Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai KHA serta mempertegas penerapan hak anak dalam berbagai bidang.

Idham menambahkan bahwa dunia usaha, lembaga masyarakat, dan media massa merupakan stakeholder penting dalam melaksanakan Konvensi Hak Anak.

“DP3A tidak dapat bekerja sendirian. Dukungan semua pihak diperlukan untuk memastikan hak-hak anak terlindungi, baik di lingkungan perusahaan, di masyarakat, maupun dalam pemberitaan media,” katanya.

Dalam paparannya, Idham mengungkapkan beberapa permasalahan yang masih terjadi di Kutai Timur terkait pelanggaran hak anak, seperti kekerasan terhadap anak dan perkawinan usia dini.

“Kasus kekerasan terhadap anak dan perkawinan di usia muda masih sering terjadi, terutama di kecamatan yang jauh dari perkotaan,” jelas Idham.

Menurutnya, kasus perkawinan dini umumnya dipicu oleh “kecelakaan” atau kehamilan di luar nikah yang akhirnya mempercepat pernikahan anak-anak yang belum cukup umur.

Idham menekankan peran penting lembaga masyarakat dalam memberikan edukasi tentang risiko dan dampak dari perkawinan usia dini, serta media massa untuk mempublikasikan informasi yang benar dan bijak terkait isu anak. Ia menyayangkan jika masih ada pemberitaan yang kurang tepat sehingga memicu tekanan psikologis bagi anak-anak.

Idham Cholid juga memaparkan visi Kabupaten Kutai Timur dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui berbagai fasilitas.

“Pak Bupati ingin setiap kecamatan memiliki tempat bermain anak yang memadai, seperti Taman Venus di Sangatta, agar anak-anak bisa tumbuh di lingkungan yang kondusif,” ungkapnya.

Selain itu, ia berharap agar semua pihak saling bersinergi dalam menjalankan program yang mendukung hak anak.

“Kunci utama keberhasilan adalah sinergi. Dunia usaha bisa memberikan ruang bagi anak untuk berlatih keterampilan, lembaga masyarakat memberikan edukasi, dan media massa menyajikan pemberitaan yang mendidik,” imbuhnya.

Idham berharap pelatihan ini dapat menjadi panduan bagi para peserta dalam menangani isu-isu yang melibatkan anak sesuai dengan etika dan ketentuan yang telah disepakati.

“Dengan memahami dan menerapkan Konvensi Hak Anak, kita akan mampu melindungi anak-anak kita dari berbagai hal negatif sehingga mereka dapat tumbuh dengan baik dan menjadi generasi yang membanggakan di masa depan,” pungkasnya.

Pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kerjasama antara pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat, dan media massa dalam membangun Kutai Timur yang ramah dan aman bagi anak-anak.(*/AR)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
  • KPC Ringankan Beban Warga, 500 Paket Sembako Dibagikan di Kawasan Terdampak Banjir
  • Sidokkes dan Polair Turun Langsung Layani Korban Banjir di Kutai Timur
  • Kaliorang Ajukan Tiga Sektor Prioritas dalam Musrenbang 2026
  • Musrenbang Sangkulirang Dorong Konektivitas dan Transformasi Ekonomi 2027
  • Bengalon Gelar Musrenbangcam, Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas 2027
  • Pasca Lebaran, Dokter Keliling Siap Layani Warga Pesisir dan Pedalaman Kutim
  • RSUD Kudungga Optimistis Jadi Rumah Sakit Rujukan Unggulan Berkat Layanan Cathlab
  • Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga
  • Kecelakaan Maut Bus dan Motor di Sangatta Utara, Polres Kutim Berikan Respons Cepat
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.