Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»BPJS Kutim Gandeng Empat Yayasan, 640 Relawan Kini Terlindungi Jaminan Kesehatan
Kutai Timur

BPJS Kutim Gandeng Empat Yayasan, 640 Relawan Kini Terlindungi Jaminan Kesehatan

adminBy admin12 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Sebanyak 640 relawan yang tergabung dalam empat Yayasan Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kutai Timur resmi mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan melalui kerja sama BPJS Kesehatan Kutim dengan pihak yayasan.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Teknis Operasional (PTO) dilakukan di Hotel Zenova Royale Sangatta Utara, Selasa (12/05/2026), sebagai bagian dukungan terhadap program pemenuhan gizi nasional.

Kepala BPJS Kesehatan Kutim, Herman Prayudi, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan para relawan memiliki akses layanan kesehatan yang layak saat menjalankan tugas di lapangan.

Empat yayasan yang terlibat dalam kerja sama ini yakni Yayasan Kemala Bhayangkari, Yayasan Kutai Timur Berdikari, Yayasan Swara Mandiri Ummat dan Yayasan Cerdas Pangan Nusantara.

“Seluruh relawan ini didaftarkan secara kolektif melalui yayasan dengan hak pelayanan kelas tiga, termasuk perlindungan bagi anggota keluarganya,” jelas Herman.

Ia menambahkan, status kepesertaan BPJS para relawan akan aktif mulai 1 Juni 2026. Selain mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan, para relawan juga akan menjalani pemeriksaan riwayat kesehatan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kutim.

Skema pembiayaan dilakukan secara subsidi silang dengan total iuran Rp42.000 per orang per bulan. Sebesar Rp35.000 dibayarkan yayasan, sementara sisanya mendapat subsidi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurut Herman, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan ketenangan bagi para relawan dalam melaksanakan tugas sosial mereka di tengah masyarakat. (IR)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi

11 Agustus 2026

Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital

6 Agustus 2026

Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan

5 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi
  • Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital
  • Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan
  • DOB Sangsaka Digagas untuk Percepat Pelayanan Publik di Lima Kecamatan
  • Kadiskop UKM Kutim Marhadyn Sebut UMKM Harus Berani Berkembang Tanpa Bergantung pada Pinjol
  • Membangun Kepercayaan dari Koperasi Plasma, Kutim Siapkan Audit Menyeluruh
  • Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
  • Di Balik Riak Air Kaltim Open Nusantara Cup 1, Aquatik Kutim Meniti Jalan Menuju Porprov
  • Infrastruktur Air Minum dan Jalan Lingkungan Resmi Jadi Aset Pemkab Kutim
  • KPAD Kutim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tekan Penyebaran HIV/AIDS
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.