Sangatta –
Mengenalkan penggunaan teknologi digital secara bijak kepada anak sejak usia dini menjadi salah satu fokus edukasi yang dilakukan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan edukatif siswa TK dan KB Al Falah Sangatta Utara ke kantor Diskominfo Staper Kutim, Jumat (9/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, para siswa mendapatkan pengenalan tentang teknologi informasi dan komunikasi, dunia media, penyiaran, serta pemanfaatan gawai (gadget) secara positif. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Diskominfo Staper Kutim bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Diskominfo Staper Kutim.
Ketua DWP Diskominfo Staper Kutim, Nurahmi Asmalia Ronny Bonar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja DWP bidang pendidikan untuk memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak mengenai manfaat sekaligus risiko penggunaan perangkat digital.
“Melalui kegiatan ini, kita mengedukasi anak-anak agar bijak menggunakan gadget, mengetahui manfaatnya, serta memahami kekurangan dan bahaya apabila digunakan secara tidak tepat,” ujarnya.
Menurut Nurahmi, pengenalan literasi digital sejak dini penting untuk membentuk kebiasaan positif dalam memanfaatkan teknologi. Selain itu, edukasi ini diharapkan menjadi pengingat bagi orang tua agar turut mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital.
Selama kunjungan, siswa diajak melihat langsung sejumlah fasilitas Diskominfo Staper Kutim, mulai dari layanan Call Center 112 yang menangani panggilan darurat masyarakat, Ruang Network Operation Center (NOC) sebagai pusat pemantauan jaringan dan sistem teknologi informasi, hingga peralatan live streaming dan mobil videotron yang digunakan untuk mendukung penyebaran informasi publik.
Melalui pengenalan tersebut, anak-anak diajak memahami bahwa teknologi tidak hanya digunakan untuk bermain, tetapi juga memiliki manfaat dalam mendukung pelayanan publik dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kepala Sekolah TK dan KB Al Falah Sangatta Utara, Roina Barokatin, mengapresiasi kesempatan yang diberikan Diskominfo Staper Kutim kepada para siswa untuk belajar langsung di lingkungan perkantoran.
Ia menjelaskan, kunjungan edukatif atau educational trip tersebut bertujuan memperluas wawasan anak tentang dunia komunikasi dan informasi melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
“Anak-anak perlu mengenal bahwa gadget dan komputer bukan hanya untuk permainan. Keduanya juga bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang baik, salah satunya menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ungkap Roina.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan rasa ingin tahu siswa terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan pemahaman awal tentang penggunaan perangkat digital secara bertanggung jawab.
Nurahmi juga berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak sekolah di Kutim agar semakin banyak anak memperoleh edukasi dasar mengenai teknologi informasi dan komunikasi sejak dini.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Diskominfo Staper Kutim Ronny Bonar Siburian, Sekretaris Diskominfo Staper Rasyid, sejumlah pejabat struktural dan staf, jajaran DWP Diskominfo Staper Kutim, serta para guru dan orang tua siswa. (DS)
