Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
Kutai Timur

DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak

adminBy admin10 September 20262 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Sangatta -Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Salah satunya melalui Pelatihan Fasilitator Daerah Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim, di Ruang Rapat Diskominfo Staper Kutim, Kamis (10/9/2026).

Pelatihan menghadirkan Baharrudin sebagai narasumber dan diikuti 20 peserta. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam tiga tahapan. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik sekaligus memperluas pemahaman mengenai penerapan prinsip-prinsip Satuan Pendidikan Ramah Anak di lingkungan sekolah.

Plt Kepala DP3A Kutim, Idham Cholid yang juga sebagai Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim ini mengatakan keberadaan Satuan Pendidikan Ramah Anak merupakan bagian dari standar dasar yang perlu dipenuhi setiap satuan pendidikan. Menurutnya, penerapan konsep tersebut tidak semata bergantung pada kegiatan pelatihan, tetapi harus menjadi komitmen bersama di lingkungan sekolah.

Sebelumnya, tahap pertama pelatihan telah dilaksanakan dan berhasil menghasilkan 35 fasilitator daerah. Para fasilitator tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas pribadi, tetapi mampu menjadi penggerak dengan membagikan pengetahuan kepada sekolah-sekolah lainnya.

“Harapannya, fasilitator yang sudah terverifikasi ini dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada sekolah lain. Dengan begitu, pemahaman mengenai Satuan Pendidikan Ramah Anak dapat semakin merata,” ujar Idham.

Untuk memastikan hasil pelatihan memberikan dampak nyata, DP3A Kutim juga akan melakukan monitoring dan inventarisasi terhadap tindak lanjut di lapangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya kekerasan maupun pengabaian terhadap hak-hak anak di lingkungan pendidikan.

Idham menegaskan, pembentukan karakter dan perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Pendidikan anak sangat dipengaruhi oleh tiga lingkungan utama, yakni sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Ia mengakui masih terdapat pandangan di tengah masyarakat yang menilai sebagian pendidik kurang responsif terhadap perilaku negatif peserta didik. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah semakin mudahnya anak mengakses berbagai informasi melalui media sosial.

“Ini menjadi pekerjaan rumah, khususnya bagi para kepala satuan pendidikan ramah anak. Mereka harus mampu membangun lingkungan pendidikan yang benar-benar memberikan perlindungan kepada anak,” tegasnya.

Selain memahami ketentuan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan, Idham meminta para pengelola sekolah memperdalam pemahaman terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak.

Menurutnya, pemahaman terhadap regulasi tersebut penting agar seluruh pihak di satuan pendidikan tidak hanya mengetahui aturan, tetapi mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari dan menyosialisasikannya kepada warga sekolah. (wh)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan

3 September 2026

Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat

2 September 2026

Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM

1 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
  • RSUD Kudungga Dorong Pelayanan Transparan Lewat Public Hearing
  • IKASANDI Jadi Langkah Kutim Petakan dan Perkuat Keamanan Siber Pemerintahan
  • Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi
  • Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital
  • Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.