Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Asisten Admum Sudirman Latif : Pemkab Kutim Komitmen Laksanakan Program Smart City
Advertorial

Asisten Admum Sudirman Latif : Pemkab Kutim Komitmen Laksanakan Program Smart City

adminBy admin30 Mei 2024Updated:5 Juli 20243 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Dalam upaya memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang program Smart City di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) menggelar sosialisasi program tersebut, pada Kamis, (30/5/2024) di Ruang Meranti Sekretariat Kabupaten dan dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum (Admum) Sudirman Latif.

Di Sosialisasi Smart City Kutim ini menghadirkan narasumber dari Universitas Brawijaya Fakultas Ilmu Komputer Kota Malang, Candra Dewi dan Bayu Rahayudi dengan dihadiri oleh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kutim, Perusahaan-perusahaan, perguruan tinggi dan lainnya.

Dalam sambutannya, Asisten Admum menyebut Kutim Sudirman Latief menyebut, Kutim adalah salah satu kabupaten yang dipilih oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kominfo RI untuk masuk dalam program Gerakan Menuju 100 Smart City.

Dirinya mengatakan pengembangan Smart City bukan dengan menjadikan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai tujuan akhir, tetapi lebih fokus kepada inovasi dan terobosan untuk menyelesaikan masalah prioritas dan membangun sektor unggulan daerah berbasis data yang teritegrasi dan kolaboratif, yang bisa menghasilkan Smart People dan Smart Society.

“Dalam Upaya mewujudkan Smart City di kabupaten Kutim Pemerintah Daerah telah menyusun masterplan Smart City dan Kabupaten Kutim menyiapkan Infrastruktur TIK, seperti Pembangunan Data Center tempat menyimpan Server-Server Aplikasi, Ruang Network Operation Centre (NOC), Pembangunan Jalur Fiber Optik, CCTV di area public, dan Layanan Internet Desa,” ujarnya.

Selanjutnya disampaikan penetapan Ibu Kota Negara (IKN) yang lokasinya berada di Kaltim, dimana salah satu daerah penyangga IKN adalah Kutim. Oeh karena itu, melalui implementasi smart city ini bisa menciptakan inivasi-inovasi sebagai langkah persiapan menghadapi perubahan-perubahan yang akan terjadi sebagai dampak dari pemindahan IKN tersebut.

“Pemkab Kutim berkomitmen akan terus melaksanakan program smart city dengan sungguh-sunggguh. Dengan dukungan TIK yang sudah maju saat ini, kita dapat memanfaatkan untuk mendukung inovasi dan terobosan dalam memecahkan masalah yang dihadapi,” tutur Sudirman Latif.

Sebelumnya Kepala Bidang Infrastrukti TIK Sulisman memaparkan, konsep Smart City merupakan solusi dalam pembangunan wilayah di Kutai Timur yang luas dan memiliki potensi daerah yang beraneka ragam, serta Masyarakat yang terdiri dari berbagai suku bangsa.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, lanjut Sulis, diharapkan akan terbentuk ekosistem smart city Kutai Timur, dimana semua elemen dapat saling bersinergi dan berkolaborasi serta meminimalisir ego sectoral dalam rangka mengakselerasi Pembangunan melaui inovasi-inonasi cerdas untuk mewujudkan Kutai Timur yang mandiri dan berdaya saing.

“Program Smart City bukan hanya Program Kerja Dinas Kominfo namun suatu program Bersama yang membutuhkan peran serta semua elemen Dalam mewujudkan Smart City di Kabupaten Kutim,” ujar Sulisman, mewakili Kepala Dinas yang berhalangan hadir.

Untuk diketahui, Implementasi Program Smart City Kutim yang telah berjalan yang merupakan Program Quickwin Smart City di Kutim yaitu Smart Governance Portal Satu Data oleh Dinas Kominfo Staper, Smart Branding budidaya lebah kelulut oleh Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan serta Prevab Mentoko oleh Dinas Pariwisata.

Sedangkan Smart Economy berupa e-SPTPD oleh Dinas Pendapatan Daerah. Untuk Smart living adalah Integrated Garden Taman Bukit Pelangi oleh Bagian Umum Sekda. Sementara Smart Society berupa Layanan Cap jempol oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Smart Environment oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Bank Sampah terkait Pengelolaan Sampah. (adv/cp-02)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026

Festival Sekerat Nusantara V Tegaskan Komitmen Desa Bangun Budaya dan Ekonomi Berkelanjutan

12 Juli 2026

Bupati Kutim Dorong Lulusan BLK Terpantau Hingga Terserap Dunia Kerja

6 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
  • RSUD Kudungga Dorong Pelayanan Transparan Lewat Public Hearing
  • IKASANDI Jadi Langkah Kutim Petakan dan Perkuat Keamanan Siber Pemerintahan
  • Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi
  • Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital
  • Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan
  • DOB Sangsaka Digagas untuk Percepat Pelayanan Publik di Lima Kecamatan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.