Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Ananda Emira Moeis Tangani Keluhan Kelangkaan Gas 3 Kg di Samarinda
Advertorial

Ananda Emira Moeis Tangani Keluhan Kelangkaan Gas 3 Kg di Samarinda

adminBy admin10 November 2024Updated:13 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mendengarkan keluhan warga RT 36, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, mengenai kesulitan mendapatkan gas 3 kilogram subsidi. Dalam kunjungan reses, Ananda menemui konstituennya, termasuk seorang pedagang bakso yang merasa terbebani oleh kelangkaan gas bersubsidi tersebut.

“Sebagai pedagang, sangat terasa sekali ketika stok gas 3 kilogram langka. Harganya naik, dan susah dicari. Ini berdampak besar pada usaha kecil kami,” ujar pedagang bakso tersebut kepada Ananda. Keadaan ini menunjukkan betapa seriusnya masalah distribusi gas subsidi yang mempengaruhi sehari-hari warga.

Ananda Emira Moeis menjelaskan bahwa masalah distribusi gas bersubsidi merupakan masalah kompleks yang sering muncul dan menjadi pembahasan rutin di DPRD. “Kami telah banyak mendengar dan melakukan rapat dengar pendapat untuk menangani masalah ini, namun tantangan terus berulang,” ungkap Ananda.

Salah satu akar permasalahan, menurut Ananda, adalah pengalokasian kuota gas yang terbatas serta distribusi yang tidak tepat sasaran. “Kami menemukan bahwa ada warga yang tidak seharusnya mendapatkan subsidi namun mendapatkannya, sementara yang berhak justru kehilangan kesempatan,” tambahnya.

Komisi yang dipimpin Ananda berencana untuk segera mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait, termasuk Pertamina, setelah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kaltim. Tujuannya adalah untuk mendiskusikan dan mencari solusi konkret yang bisa diterapkan. “Kami berkomitmen untuk menemukan jalan keluar yang berkelanjutan untuk masalah distribusi gas ini,” tutup Ananda. (adv/cp-m))

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Keterbukaan Informasi Jadi Fondasi Kepercayaan Publik, Wabup Kutim Tekankan Transparansi

16 April 2026

Ledakan Dispenser BBM di SPBU Muara Wahau, Respons Cepat Petugas dan Polisi Cegah Korban Jiwa

15 April 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Keterbukaan Informasi Berbasis Manfaat Nyata bagi Masyarakat

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Polsek Sangatta Utara Pantau Arus Lalin di Jembatan TNK, Kondisi Tetap Lancar
  • Rakor Pimpinan Daerah Kutim Fokus Dorong Hilirisasi Sawit di KEK Maloy
  • 130 Pengurus Karang Taruna Kutim Dilantik, Siap Kawal Isu Sosial hingga Pemberdayaan Pemuda
  • Jaga Kamtibmas, Sat Samapta Polres Kutim Sisir Pusat Aktivitas di Sangatta
  • Wabup Mahyunadi Lepas 141 Lulusan SMA Prima YPPSB, Tekankan Ketangguhan Hadapi Era Digital
  • Senam Bersama DWP Kutim, Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan di Diskominfo Staper
  • Pemkab Kutim Perkuat Peran dalam Program Oplah, Hadapi Tantangan Minat Bertani
  • Respons Cepat Kepolisian, Call Center 110 Polres Kutim Siap Layani Warga
  • Aksi Cepat Satpolairud Kutim Selamatkan Tiga Pemancing dari Perahu Terbalik di Kenyamukan
  • Keterbukaan Informasi Jadi Fondasi Kepercayaan Publik, Wabup Kutim Tekankan Transparansi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.