SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman kembali melakukan penyegaran di tubuh birokrasi dengan melantik sebanyak 164 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Pelantikan digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, kawasan Pemerintahan Sangatta, Senin (26/01/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi pemerintahan daerah guna memperkuat kinerja aparatur serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kutai Timur Nomor: B–400.14.1.1/00046/BUP yang ditetapkan pada 23 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab moral.
“Setiap jabatan yang saudara terima adalah bentuk kepercayaan. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya demi mendukung peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ardiansyah.
Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Sekretaris Daerah Rizali Hadi, Wakil Ketua I DPRD Kutim, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kutim dan undangan lainnya.
Bupati Ardiansyah juga menyampaikan sejumlah arahan strategis, di antaranya komitmen menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), peningkatan disiplin dan etika kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, transformasi digital menjadi kebutuhan penting dalam mendorong pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
“Jabatan bukanlah hak yang harus dibanggakan, melainkan tanggung jawab untuk melayani. Aparatur harus mampu menjawab tantangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi demi pelayanan yang lebih baik,” tegasnya.
Selain itu, dirinya mengingatkan pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan dan pengelolaan anggaran daerah secara efisien serta tepat sasaran. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan pembangunan daerah berjalan merata, khususnya di sektor infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
Di akhir arahannya, Bupati Ardiansyah berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan Kutai Timur yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
“Saya berharap saudara dapat bekerja dengan dedikasi tinggi dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah,” tutupnya. (IR)
