Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»Dinsos Kutim Minta Warga Tak Beri Uang di Lampu Merah
Kutai Timur

Dinsos Kutim Minta Warga Tak Beri Uang di Lampu Merah

adminBy admin23 Januari 20262 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur kini menempuh strategi baru dalam menertibkan fenomena anak jalanan, manusia silver, hingga pengemis yang kerap menjamur di persimpangan jalan. Masyarakat diimbau keras untuk berhenti memberikan sumbangan tunai secara langsung di lampu merah.

Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil setelah metode razia rutin terbukti kurang efektif. Meski penertiban dilakukan dua kali sebulan, para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tersebut selalu kembali ke jalanan dalam waktu singkat.

Menurut Ernata, daya tarik utama yang membuat para gelandangan bertahan adalah kedermawanan masyarakat yang salah sasaran. Selama pundi-pundi rupiah masih mudah didapatkan di jalanan, selama itu pula mereka akan terus bertahan.

“Kami mengevaluasi bahwa pemberian uang secara langsung justru memicu keberadaan mereka tetap marak. Sebagai gantinya, kami kini memasang papan larangan yang merujuk pada Peraturan Gubernur,” ujar Ernata saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.

Dirinya menuturkan dampak positif larangan tegas sejak papan pengumuman berisi sanksi bagi pemberi uang dipasang, Dinsos mencatat adanya perubahan signifikan, yaitu angka pengemis dan badut jalanan berkurang drastis di titik-titik vital.

“Masyarakat mulai menyadari adanya konsekuensi hukum bagi mereka yang memberi uang di jalanan. Apalagi berdasarkan data Dinsos, mayoritas pelaku PMKS di Sangatta justru berasal dari luar daerah, bukan warga lokal,” beber Ernata.

Ernata menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bermaksud menghalangi warga untuk berbuat baik, melainkan mengarahkan bantuan agar lebih bermartabat dan tepat sasaran.

“Silakan tetap bersedekah, namun salurkanlah ke tempat yang tepat seperti panti asuhan atau bantu tetangga terdekat yang memang sedang kesulitan. Dengan begitu, bantuan kita benar-benar membangun, bukan malah melestarikan budaya meminta-minta di jalan,” tutupnya. (ML)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta

8 Februari 2026

KPC Ringankan Beban Warga, 500 Paket Sembako Dibagikan di Kawasan Terdampak Banjir

7 Februari 2026

Sidokkes dan Polair Turun Langsung Layani Korban Banjir di Kutai Timur

7 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
  • KPC Ringankan Beban Warga, 500 Paket Sembako Dibagikan di Kawasan Terdampak Banjir
  • Sidokkes dan Polair Turun Langsung Layani Korban Banjir di Kutai Timur
  • Kaliorang Ajukan Tiga Sektor Prioritas dalam Musrenbang 2026
  • Musrenbang Sangkulirang Dorong Konektivitas dan Transformasi Ekonomi 2027
  • Bengalon Gelar Musrenbangcam, Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas 2027
  • Pasca Lebaran, Dokter Keliling Siap Layani Warga Pesisir dan Pedalaman Kutim
  • RSUD Kudungga Optimistis Jadi Rumah Sakit Rujukan Unggulan Berkat Layanan Cathlab
  • Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga
  • Kecelakaan Maut Bus dan Motor di Sangatta Utara, Polres Kutim Berikan Respons Cepat
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.