Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»Pasca Lebaran, Dokter Keliling Siap Layani Warga Pesisir dan Pedalaman Kutim
Kutai Timur

Pasca Lebaran, Dokter Keliling Siap Layani Warga Pesisir dan Pedalaman Kutim

adminBy admin3 Februari 2026Updated:7 Februari 20261 Min Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Kesehatan akan segera mengoperasikan Program Dokter Keliling guna menjangkau masyarakat di desa dan daerah terpencil. Program ini menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan dalam 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Yuwana Sri Kurniawati, menegaskan bahwa pemerataan akses kesehatan menjadi prioritas utama, terutama bagi wilayah yang belum memiliki dokter spesialis.

“Kami ingin memastikan masyarakat desa tetap mendapatkan layanan spesialis tanpa harus selalu datang ke kota,” ujarnya.

Dinkes akan mengatur jadwal kunjungan dokter spesialis dari RSUD Kudungga dan rumah sakit swasta ke sejumlah kecamatan. Selain itu, tim medis yang diterjunkan juga mencakup dokter umum, perawat, radiografer, dan apoteker.

Tak hanya wilayah daratan, layanan ini juga menyasar kawasan pesisir melalui kerja sama dengan rumah sakit kapal terapung.

Program ini ditargetkan berjalan setelah Lebaran dengan prioritas wilayah Busang, Sandaran, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Karangan, dan Long Mesangat.

Yuwana menekankan bahwa seluruh layanan dokter keliling diberikan tanpa biaya.

“Seluruhnya gratis dan ditanggung pemerintah. Tetapi jika dalam kondisi darurat, masyarakat tetap harus segera ke puskesmas agar penanganan lebih cepat,” tandasnya.

Dengan program ini, Dinas Kesehatan berharap kesenjangan layanan antara wilayah perkotaan dan pedesaan dapat terus ditekan. (ML)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara

10 Oktober 2026

Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim

10 Oktober 2026

Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim

9 Oktober 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.