SAMARINDA – Keberadaan ternak domba di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi sorotan baru-baru ini. Pasalnya, Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono, menunjukkan dukungan kuat terhadap rencana perubahan kebijakan yang selama ini melarang ternak domba masuk ke wilayah Kaltim.
“Setiap jenis ternak memiliki peran dan nilai bagi masyarakat. Kita tidak seharusnya membeda-bedakan. Oleh karena itu, domba juga harus mendapatkan tempat di Kaltim,” ungkap Nidya yang kerap disapa Tiyo, pada Jum’at (13/10/2023).
Meski begitu, Tiyo mempertegas pentingnya kajian ilmiah mendalam sebelum ternak domba resmi masuk ke Kaltim. Hal ini untuk meminimalisir potensi risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh domba terhadap ternak lainnya.
“Sebelum kebijakan ini diterapkan, harus ada riset mendalam. Antisipasi dini terhadap potensi risiko sangat penting,” tegas Tiyo.
Rencana pelonggaran ini diharapkan bisa menjadi angin segar bagi para peternak domba di Kaltim, memberikan mereka ruang lebih luas untuk berekspansi dan mengembangkan usahanya. (ADV/CP-M)