Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Kutim Perkuat Distribusi Obat dan Sistem Pengaduan untuk Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan
Advertorial

Kutim Perkuat Distribusi Obat dan Sistem Pengaduan untuk Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

adminBy admin18 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus melakukan pembenahan untuk memastikan layanan kesehatan dapat diakses secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil. Dua fokus utama yang saat ini diperkuat adalah sistem distribusi obat-obatan serta mekanisme pengaduan masyarakat di setiap puskesmas.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menjelaskan bahwa proses pendistribusian obat kini berjalan lebih sistematis. Setiap puskesmas diwajibkan menyusun kebutuhan obat satu tahun penuh melalui Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), sehingga pengadaan dan pengirimannya dapat dilakukan secara terjadwal.

“Semua puskesmas menyampaikan kebutuhan obat mereka lewat RBA tahunan. Kemudian distribusi dilakukan setiap tiga bulan dari gudang farmasi daerah, jadi stok tetap terkontrol dan tidak terjadi kekosongan tiba-tiba,” terangnya.

Selain pengadaan obat umum, Sumarno memastikan bahwa obat-obatan untuk program nasional, seperti penanggulangan TBC, HIV/AIDS, dan malaria, telah dijamin langsung oleh Kementerian Kesehatan. Dengan begitu, Kutim tidak mengalami kendala dalam pemenuhan obat-obat prioritas tersebut.

“Obat program semuanya dari pusat, sehingga aman. Untuk obat umum, kami sesuaikan dengan usulan masing-masing puskesmas,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya koordinasi rutin antara puskesmas dan gudang farmasi agar distribusi tetap tepat waktu dan sesuai kebutuhan lapangan.

Di sisi lain, Dinkes Kutim juga memperketat standar pelayanan publik dengan mewajibkan seluruh puskesmas memiliki kanal pengaduan masyarakat. Mulai dari kotak saran hingga nomor WhatsApp resmi, seluruh jalur pengaduan ini disiapkan untuk memastikan setiap masukan warga dapat direspons secara cepat dan transparan.

“Masyarakat dipersilakan memberi kritik dan saran. Semua puskesmas wajib menyediakan kanal pengaduan agar layanan kita terus membaik,” tegasnya.

Lebih jauh, Dinas Kesehatan kini telah mengadopsi sejumlah aplikasi digital seperti E-BLUD, ERA Komedys, dan SCTV untuk mempermudah pelaporan, pengelolaan data, hingga pengawasan pelayanan kesehatan. Sistem digital ini membuat proses monitoring lebih efisien dan akurat dibandingkan metode manual sebelumnya.

“Sekarang semuanya berbasis aplikasi, tidak manual lagi. Laporan lebih cepat diterima dan lebih mudah dipantau,” jelas Sumarno.

Dengan berbagai pembenahan tersebut, Dinkes Kutim optimistis kualitas pelayanan kesehatan di daerah akan semakin meningkat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperbaiki distribusi obat, memperkuat mekanisme pengaduan, serta membangun sistem kesehatan yang lebih responsif dan berkelanjutan.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan, baik dari aspek ketersediaan obat, SDM, maupun sistem kerjanya. Semua dilakukan secara bertahap demi kesehatan masyarakat Kutim,” tutupnya. (ADV/AR)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas

13 Oktober 2026

Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan

13 Oktober 2026

Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara

10 Oktober 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.