Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Kutim Diharapkan Jadi Contoh dalam Pengelolaan SDA secara Berkelanjutan
Advertorial

Kutim Diharapkan Jadi Contoh dalam Pengelolaan SDA secara Berkelanjutan

adminBy admin2 Desember 2024Updated:5 Agustus 20253 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan bertajuk “Peningkatan Kapasitas dalam Mengakses dan Memanfaatkan Dana Lingkungan Hidup bagi Perangkat Daerah dan Pemerintahan Pemdes di Kabupaten Kutai Timur”.

Kegiatan tersebut digelar dengan dukungan dari GIZ SASCI+ dan USAID SEGAR dan dilangsungkan di Ballroom Hotel MaxOne, Balikpapan, Senin (2/12/2024).

Sementara pesertanya berasal dari berbagai perangkat Pemkab Kutim dan pemerintah desa di wilayah Kutai Timur.

Untuk diketahui kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dalam mengidentifikasi, mengakses, dan memanfaatkan sumber pendanaan terkait perubahan iklim dan pelestarian lingkungan hidup.

Di tempat itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim melalui, Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Bappeda Kutai Timur, Ripto Widargo, menyebut kegiatan itu merupakan langkah strategis untuk memberikan pemahaman serta literasi mengenai potensi pendanaan yang tersedia di Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

“Banyak skema pembiayaan yang tersedia di BPDLH. Namun terdapat persyaratan khusus yang harus dipenuhi untuk bisa mengakses dana tersebut. Melalui kegiatan ini, kami ingin perangkat daerah dan desa dapat memahami peluang ini serta memanfaatkannya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Ripto.

Lebih lanjut Ripto menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah desa dalam program ini, mengingat masyarakat desa sering berada di garis terdepan dalam menjaga lingkungan.

“Pemerintah desa berada di tingkat tapak yang berhubungan langsung dengan kawasan lingkungan, seperti daerah aliran sungai. Oleh karena itu, skema pendanaan ini sangat relevan untuk membantu mereka menciptakan program-program pelestarian lingkungan,” tambahnya.

Dalam sesi diskusi, Ripto menjelaskan bahwa setiap skema pendanaan di BPDLH memiliki karakteristik dan persyaratan berbeda, mulai dari tahapan pengajuan proposal hingga kriteria kelayakan.

Meski terkesan rigid, dana ini dinilai dapat menjadi pendorong utama untuk mencapai berbagai target pembangunan di Kutai Timur, seperti peningkatan indeks lingkungan hidup dan ekonomi hijau.

Ripto juga menyoroti peran penting CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan di Kutai Timur dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Menurutnya, CSR memiliki fleksibilitas dalam alokasinya, sehingga dapat diarahkan tidak hanya pada sektor pendidikan tetapi juga untuk mendukung program lingkungan.

Sebanyak 83 desa berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik secara langsung maupun melalui platform daring.

Para peserta diharapkan mampu mengidentifikasi potensi dari skema pembiayaan yang ada untuk mendukung pengelolaan lingkungan hidup di wilayahnya masing-masing.

“Harapan kami ke depannya dana lingkungan hidup ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah dan desa, sehingga mendukung pencapaian target pembangunan dan kelestarian lingkungan di Kutai Timur,” pungkas Ripto.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Kutai Timur dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, sekaligus memaksimalkan potensi pendanaan untuk mendukung pembangunan yang ramah lingkungan. (*)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.