Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Gelar Bimtek E-STDB, Disbun Kutim Dorong Program Sawit Berkelanjutan
Advertorial

Gelar Bimtek E-STDB, Disbun Kutim Dorong Program Sawit Berkelanjutan

adminBy admin22 November 2023Updated:14 Desember 20233 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

YOGYAKARTA- Status dan jaminan kepastian lahan perkebunan yang dimiliki pekebun di Kabupaten Kutai Timur belum teridentifikasi secara komprehensif sesuai dengan data faktual di lapangan. Untuk itu diperlukan terobosan atau lompatan kebijakan melalui konsolidasi data dan registrasi melalui program Surat Tanda Daftar Budidya Elektronik (E-STDB). Hal ini mengemuka pada kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi Surat Tanda Daftar Budidaya Elektronik (E-STDB) Bagi Penyuluh Pertanian Lapangan Dan Petugas Lingkup Pertanian Kutai Timur di Yogyakarta pada Selasa (21/11/2023).

Wakil Bupati Kutai Timur,Kasmidi Bulang saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi setiap pekebun bukan hanya status lahan tetapi juga standardisasi hasil produk perkebunan.

“Kita harus mempunyai standar pemahaman yang sama dalam mengelola perkebunan dengan baik.Program digitalisasi seperti E-STDB ini bisa memangkas birokrasi yang panjang. Pelatihan seperti ini sangat penting,agar kualitas SDM pekebun semakin meningkat,”ungkapnya.

Disebutkan pula, guna mendukung tata kelola perkebunan yang berkelanjutan khususnya perkebunan kelapa sawit, maka STDB digunaka sebagai dasar untuk mengetahui luasan dan ketelusuran terkait keberadaan kebun mandiri milik pekebun.

Sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (DPP Perhiptani), Kasmidi juga mengungkapkan pemberdayaan penyuluh pertanian di lapangan dirasanya juga penting. Seperti yang telah dilakukan oleh Pemkab Kutim dengam memberikan fasilitas penunjang operasional penyuluh.

“Kalau di Kutim sudah berjalan. Dinas terkait telah mengidentifikasi, setelah itu kita berikan fasilitas untuk penunjang kinerjanya. Alhamdulillah kita telah memberikan kendaraan bermotor dan laptop. Dalam menjalankan tugas penyuluah sudah kita bekali dengan teknologi dan transportasi. Selanjutnya dipantau kinerjanya,” ungkap Kasmidi

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bendahara Umum DPP Perhiptani ini megucapkan selamat memgikuti Bimtek ini dengan baik hingga selesai,semoga bermanfaat bagi peningkatan kualitas SDM penyuluh dan perkebunan di Kutim,”harapnya.

Di Kesempatam yang sama Kepala Dinas Perkebunan, Sumarjana meyebutkan bahwa program E-STDB ini adalah tindak lanjut keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor : 105 tahun 2018 tentang Pedoman Penerbitan Surat Tanda Daftar Usaha Perkebunan untuk Budidaya (STD-B). “STD-B ini tidak termasuk kegiatan perizinan usaha, namun demikian kepala daerah atau pejabat yang ditunjuk mempunyai tanggungcjawab agar melakukan pendaftaran usaha di wilayah kerjanya dengan tujuan mengetahui status, tingkat produktivitas, kepemilikan tanah, dan data teknis kebun,”jelas Sumarjana.

Ditambahkannya keberadaan lahan perkebunan mandiri di Kutim belum teridentifikasi secara komprehensif sesuai dengan data faktual, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus.Pekebun yang memiliki lahan dengan luas kurang dari 25 ha wajib mempunyai STDB. “Sasaran penerbitan STDB ini adalah pelaku usaha perkebunan dengan luasan lahan kurang dari 25 ha. Proses penerbitan didahului dengan pendataan, verifikasi dan validasi lapangan atas lahan milik pekebun yang mengajukan permohonan.”ujarnya.

Disebutkan pula status masa berlakunya STDB tidak berlaku lagi apabila terjadi perubahan atas pemilik, perubahan jenis tanaman dan perubahan luas kebun, tanahnya musnah dan atau tidak diusahakan sesuai peruntukannya.(adv/*)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Keterbukaan Informasi Jadi Fondasi Kepercayaan Publik, Wabup Kutim Tekankan Transparansi

16 April 2026

Ledakan Dispenser BBM di SPBU Muara Wahau, Respons Cepat Petugas dan Polisi Cegah Korban Jiwa

15 April 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Keterbukaan Informasi Berbasis Manfaat Nyata bagi Masyarakat

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pimpin Lagi Akuatik Kutim, Reza Fahlevi Siap Tingkatkan Prestasi
  • Atasi Kepadatan Lalu Lintas, Dishub Kutim Atur Titik Naik-Turun Karyawan
  • Dipimpin Mahyunadi, Kontingen Kutim Siap Tancap Gas Menuju Porprov Paser
  • Percepat Digitalisasi, Diskominfo Kutim Sosialisasikan TTE ke OPD
  • Panen Jagung di Bukit Pelangi, Bupati Kutim Soroti Potensi Wisata Pertanian
  • Polsek Sangatta Utara Pantau Arus Lalin di Jembatan TNK, Kondisi Tetap Lancar
  • Rakor Pimpinan Daerah Kutim Fokus Dorong Hilirisasi Sawit di KEK Maloy
  • 130 Pengurus Karang Taruna Kutim Dilantik, Siap Kawal Isu Sosial hingga Pemberdayaan Pemuda
  • Jaga Kamtibmas, Sat Samapta Polres Kutim Sisir Pusat Aktivitas di Sangatta
  • Wabup Mahyunadi Lepas 141 Lulusan SMA Prima YPPSB, Tekankan Ketangguhan Hadapi Era Digital
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.