Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Damayanti Soroti Kekurangan SMA dan SMK Negeri di Balikpapan Tengah
Advertorial

Damayanti Soroti Kekurangan SMA dan SMK Negeri di Balikpapan Tengah

adminBy admin15 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Kekurangan fasilitas pendidikan di Balikpapan Tengah mendapat perhatian khusus dari Damayanti, Anggota DPRD Kalimantan Timur. Dalam wawancara baru-baru ini, ia mengungkapkan keprihatinan mendalam atas minimnya jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri yang mengakibatkan banyak calon siswa tidak tertampung saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Di Balikpapan Tengah saat ini sangat terbatas sekolah negeri untuk jenjang SMA dan SMK, yang menjadi masalah serius bagi akses pendidikan di wilayah ini,” ucap Damayanti. “Kita perlu segera bertindak untuk menambah jumlah sekolah negeri agar semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tambahnya.

Menurut Damayanti, situasi ini tidak hanya menimbulkan kesenjangan pendidikan tetapi juga memperberat beban ekonomi keluarga yang tidak mampu membiayai pendidikan di sekolah swasta. “Biaya pendidikan di sekolah swasta sangat tinggi dibandingkan sekolah negeri. Ini menjadi beban tambahan bagi orang tua di kala ekonomi sedang sulit seperti sekarang,” jelasnya.

Damayanti berkomitmen untuk mengusulkan penambahan sekolah negeri di sesi anggaran DPRD selanjutnya. “Ini akan menjadi salah satu prioritas saya dalam agenda kerja di DPRD, agar anak-anak di Balikpapan Tengah tidak perlu keluar daerah atau mengeluarkan biaya besar untuk pendidikan,” tegasnya.

Dengan seruan ini, Damayanti berharap pemerintah provinsi dan terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kekurangan infrastruktur pendidikan di Balikpapan Tengah. “Harapan kami, ke depan tidak ada lagi anak yang terhalang untuk melanjutkan pendidikan karena terbatasnya sekolah negeri,” pungkasnya. (ADV/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas

13 Oktober 2026

Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan

13 Oktober 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.