Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Antisipasi Kasus TBC RO Bertambah, Dinkes Kutim Lakukan Monev Pendampingan Terhadap Pasien
Advertorial

Antisipasi Kasus TBC RO Bertambah, Dinkes Kutim Lakukan Monev Pendampingan Terhadap Pasien

adminBy admin2 April 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA –  Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan Monitoring dan evaluasi ( Monev) pendampingan pasien TBC Resistan Obat (TBC RO), selasa, (2/4/2024) di ruang rapat Diskominfo Staper Kutim. Monev ini juga diikuti secara virtual oleh petugas puskesmas wilayah kerja di Kecamatan Kongbeng.

Kegiatan monev ini dipimpin langsung oleh sekretaris Dinkes Kutim M Yusuf mewakil Kepala Dinas. Hadir juga Ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberklosis Indinesia (PPTI) Kutim  dr Hj Aisyah yang juga mantan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak beserta jajarannya, serta petugas Puskesmas wilayah kerja Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Lingga dan para kader Pengawqs Minum Obat (PMO.

Disampaikan oleh Sekretaris Dinkes M Yusuf bahwa kegiatan ini merupakan kepanjangan tangan dari Kemenkes tentang investigasi kontak, selain itu juga perpanjangan tangan dari Dinkes yang aktif mencari  kasus TBC. Di Kutim terdapat 3 pasien TBC RO yaitu di Sangatta Utara, Teluk Lingga dan Kongbeng.

“Kasus kontak itu misalnya ada kasus TBC, dan kita harus mencari 10 – 15 orang dimasyarakat yang kemungkinan sudah terjadi penularan oleh penderita TBC . Kita skrining siapa tau ada yang tertular untuk diobati,” ujar M Yusuf.

Diharapkan di tahun 2030, sambung ia, kasus TB benar-benar bisa menurun, oleh karena itu pihaknya sudah melebarkan sayap,  sebelumnya sudah di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, sekarang sudah sampai ke Rantau Pulung, Bengalon bahkan sudah sampai ke Kongbeng dan Muara Bengkal.

“Mudah-mudahan se Kutim investigasi kontak akan terus berjalan, apalagi yang melaksanakannya bukan hanya Dinkes dan puskesmas, diharapkan dengan cara ini kasus TB RO bisa kita dapatkan,” harapnya.

Dirinya menyebut untuk kasus TBC RO perlu dilakukan penanganan khusus, namun masyarakat tidak usah takut karena pihaknya sudah mengantisipasi agar pasien tersebut berobatnya tidak setengah-setengah atau resistant untuk penyelesaian pengobatan.

Sementara itu Ketua PPTI Kutim dr Hj Aisyah mengatakan kegiatan ini merupakan evaluasi dukungan untuk pasien TBC RO agar terus berobat secara teratur, oleh karena itu perlu berbagai elemen untuk bergabung, seperti kader PMO, para petugas dan ada orang yang mensuport  agar terus meminum obat.

“Disini kita menyamakan persepsi dan PPTI mengkordinir  kader-kader PMO dilapangan untuk membantu Dinkes,” pungkas dr Hj Aisyah. (ADV/CP2)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas

13 Oktober 2026

Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan

13 Oktober 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.