Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Buah Nanas Himba Lestari, Resmi Terdaftar dan Diakui Pusat Perlindungan Varietas dan Tanaman dari Kementan
Advertorial

Buah Nanas Himba Lestari, Resmi Terdaftar dan Diakui Pusat Perlindungan Varietas dan Tanaman dari Kementan

adminBy admin13 November 2024Updated:19 Januari 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Setelah sekain lama menanti, akhirnya komoditas buah Nanas Himba Lestari resmi terdaftar dan mendapatkan pengakuan dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian, sebagai varietas lokal asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

“Alhamdulillah setelah melalui beberapa tahapan, Nanas kita sudah mendapatkan sertifikat dan pengakuan dari Kementrian Pertanian dengan nama Nanas Himba Kutim,” ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim Dyah Ratnaningrum melalui Kepala Bidang Holtikultura Wahyudi Noor.

Kabar gembira ini seakan menjadi pelecut semangat para petani khususnya di Kecamatan Batu Ampar untuk terus meningkatkan jumlah produksi baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya demi mendorong perekonomian yang mengarah kepada kesejahteraan masyarakat.

“Jadi Nanas kita ini unik, setiap hari panen dan setiap hari tanam. Dan sekarang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal dan regional saja, tapi sudah merambah ke luar daerah. Dan yang terbaru buah Nanas kita sudah sampai di Sulawasi Selatan,” ucap Yudi.

Masih kata Yudi, dampak yang diperoleh dari pengakuan atas buah dengan nama latin Ananas Comosus ini yakni akan memberikan perlidungan serta memberikan jaminan kualitas, meningkatkan produktivitas, melindungi petani, dan mendukung pertanian berkelanjutan.

“Saat ini produksinya sudah menacapai 8 ton perhari. Dan itu bisa di tingkatkan. Namun kita harus melakukan Analisa supply demand. Jangan sampai panen kita melimpah, namun marketnya tetap,” pungkasnya. (adv/cp-t)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Keterbukaan Informasi Jadi Fondasi Kepercayaan Publik, Wabup Kutim Tekankan Transparansi

16 April 2026

Ledakan Dispenser BBM di SPBU Muara Wahau, Respons Cepat Petugas dan Polisi Cegah Korban Jiwa

15 April 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Keterbukaan Informasi Berbasis Manfaat Nyata bagi Masyarakat

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Polsek Sangatta Utara Pantau Arus Lalin di Jembatan TNK, Kondisi Tetap Lancar
  • Rakor Pimpinan Daerah Kutim Fokus Dorong Hilirisasi Sawit di KEK Maloy
  • 130 Pengurus Karang Taruna Kutim Dilantik, Siap Kawal Isu Sosial hingga Pemberdayaan Pemuda
  • Jaga Kamtibmas, Sat Samapta Polres Kutim Sisir Pusat Aktivitas di Sangatta
  • Wabup Mahyunadi Lepas 141 Lulusan SMA Prima YPPSB, Tekankan Ketangguhan Hadapi Era Digital
  • Senam Bersama DWP Kutim, Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan di Diskominfo Staper
  • Pemkab Kutim Perkuat Peran dalam Program Oplah, Hadapi Tantangan Minat Bertani
  • Respons Cepat Kepolisian, Call Center 110 Polres Kutim Siap Layani Warga
  • Aksi Cepat Satpolairud Kutim Selamatkan Tiga Pemancing dari Perahu Terbalik di Kenyamukan
  • Keterbukaan Informasi Jadi Fondasi Kepercayaan Publik, Wabup Kutim Tekankan Transparansi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.