Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Belanja Daerah Kutim  2025 Diproyeksikan Sebesar Rp11, 136 Triliun
Advertorial

Belanja Daerah Kutim  2025 Diproyeksikan Sebesar Rp11, 136 Triliun

adminBy admin26 November 2024Updated:5 Agustus 20253 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna Ke-XXII dan XXIII Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024/2025 pada Selasa (26/10/2024). Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD ini membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Timur Tahun Anggaran 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pendapat akhir terkait dengan Raperda APBD Tahun Anggaran 2025. Menurut Bupati, APBD merupakan instrumen yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik. Ia menjelaskan bahwa APBD adalah dasar dari segala kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam memenuhi tanggung jawabnya untuk mensejahterakan rakyat.

“APBD adalah pondasi dari segala kegiatan pembangunan dan pelayanan publik. Ini adalah instrumen kebijakan fiskal yang digunakan oleh pemerintah daerah untuk mengatur pengeluaran, pendapatan, dan pembiayaan daerah. Dengan pengelolaan yang baik, APBD dapat menjadi pendorong utama bagi percepatan pembangunan Kabupaten Kutai Timur,” ungkap Bupati dalam pidatonya.

Bupati Kutai Timur kemudian menguraikan rincian pendapatan daerah yang telah disusun dalam APBD Tahun 2025. Pendapatan daerah terbesar berasal dari pendapatan transfer yang mencapai Rp10.245.286.973.800,00 (Sepuluh Triliun Dua Ratus Empat Puluh Lima Miliar Dua Ratus Delapan Puluh Enam Juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Tiga Ribu Delapan Ratus Rupiah). Selain itu, terdapat juga pendapatan daerah lain yang sah sebesar Rp547.795.000.000,00 (Lima Ratus Empat Puluh Tujuh Miliar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah).

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa total belanja daerah pada anggaran tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp11.136.470.300.800,00 (Sebelas Triliun Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Empat Ratus Tujuh Puluh Juta Tiga Ratus Ribu Delapan Ratus Rupiah). Belanja ini mencakup beberapa pos pengeluaran penting, seperti belanja operasi yang mencapai Rp5.703.635.870.141,78 (Lima Triliun Tujuh Ratus Tiga Miliar Enam Ratus Tiga Puluh Lima Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Ribu Seratus Empat Puluh Satu Rupiah Koma Tujuh Puluh Delapan Sen), serta belanja modal yang berjumlah Rp4.221.016.564.158,22 (Empat Triliun Dua Ratus Dua Puluh Satu Miliar Enam Belas Juta Lima Ratus Enam Puluh Empat Ribu Seratus Lima Puluh Delapan Rupiah Koma Dua Puluh Dua Sen).

Selain itu, ada pula alokasi untuk belanja tidak terduga sebesar Rp20.000.000.000,00 (Dua Puluh Miliar), serta belanja transfer yang mencapai Rp1.191.817.866.500,00 (Satu Triliun Seratus Sembilan Puluh Satu Miliar Delapan Ratus Tujuh Belas Juta Delapan Ratus Enam Puluh Enam Ribu Lima Ratus Rupiah).

Terkait pembiayaan daerah, Bupati mengungkapkan bahwa terdapat pengeluaran pembiayaan sebesar Rp15.000.000.000,00 (Lima Belas Miliar). Meskipun jumlah pembiayaan ini relatif kecil, Bupati menekankan pentingnya pengelolaan dana yang transparan dan efisien agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Dengan alokasi anggaran yang telah disusun ini, kami berharap dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, serta memperluas program-program untuk kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Kutai Timur. Semua ini adalah langkah-langkah penting menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup bagi penduduk kami,” ujar Bupati. (*)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026

Festival Sekerat Nusantara V Tegaskan Komitmen Desa Bangun Budaya dan Ekonomi Berkelanjutan

12 Juli 2026

Bupati Kutim Dorong Lulusan BLK Terpantau Hingga Terserap Dunia Kerja

6 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
  • RSUD Kudungga Dorong Pelayanan Transparan Lewat Public Hearing
  • IKASANDI Jadi Langkah Kutim Petakan dan Perkuat Keamanan Siber Pemerintahan
  • Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi
  • Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital
  • Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan
  • DOB Sangsaka Digagas untuk Percepat Pelayanan Publik di Lima Kecamatan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.