Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Transisi E-Katalog Versi 6: Proses Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Lebih Cepat dan Efisien
Advertorial

Transisi E-Katalog Versi 6: Proses Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Lebih Cepat dan Efisien

adminBy admin23 November 2024Updated:5 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Kutai Timur – Proses pengadaan barang dan jasa melalui sistem e-katalog tengah mengalami transisi dari versi 5 ke versi 6. Perubahan ini diharapkan membawa perbaikan dalam efisiensi dan kecepatan layanan, meskipun di sisi lain masih ada beberapa kendala yang perlu diatasi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Barang dan Jasa, Masrianto Surinsyah, saat ditemui oleh awak media. Ia menjelaskan bahwa pengadaan barang dan jasa melalui e-katalog mencakup berbagai kebutuhan, seperti alat kebersihan, buku, buku elektronik, jasa cetak, penggandaan dokumen, konstruksi, dan lainnya.

“Ada sekitar 16 jenis barang dan jasa yang akan mengalami gangguan selama proses perpindahan dari versi 5 ke versi 6. Peralihan ini sudah menjadi jadwal dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) yang memang ditetapkan berlangsung pada bulan November,” ujar Rian.

Ia menambahkan bahwa November menjadi waktu krusial karena seluruh proses pengadaan barang dan jasa di Indonesia diharapkan selesai pada bulan ini. Oleh karena itu, peralihan sistem ini harus dilakukan dengan cepat untuk menghindari hambatan lebih lanjut.

Menurut Rian, e-katalog versi 6 dirancang untuk memberikan layanan yang lebih baik dibandingkan versi sebelumnya.

“Meskipun kami belum menerima panduan konkret dari LKPP terkait pelaksanaan versi 6, insyaallah sistem ini akan lebih baik dan lebih memudahkan pelaku usaha serta pemerintah daerah,” jelasnya.

Namun, ada kendala teknis yang masih dalam tahap pembelajaran, termasuk bagaimana sistem baru ini akan diterapkan secara menyeluruh.

Rian juga menekankan bahwa salah satu keuntungan utama dari e-katalog adalah kecepatan proses pengadaan dibandingkan metode tender.

“Jika pengadaan dilakukan melalui tender, prosesnya bisa memakan waktu lama. Dengan e-katalog, proses pengadaan barang hanya membutuhkan waktu 2-3 hari. Ini memungkinkan pengguna barang untuk mendapatkan kebutuhan mereka tepat waktu,” katanya.

Ia menambahkan, pada tahun 2024, semua pelaku usaha diwajibkan menggunakan sistem e-katalog ini.

Harapannya, transisi ke versi 6 dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna, khususnya pemerintah daerah, dalam menjalankan proses pengadaan barang dan jasa.

Dengan adanya transisi ini, Rian berharap sistem e-katalog versi 6 dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan mendukung percepatan pembangunan di daerah.

“Semoga implementasinya lancar dan manfaatnya bisa dirasakan oleh semua pihak,” tutupnya. (adv/cp-ar)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026

Festival Sekerat Nusantara V Tegaskan Komitmen Desa Bangun Budaya dan Ekonomi Berkelanjutan

12 Juli 2026

Bupati Kutim Dorong Lulusan BLK Terpantau Hingga Terserap Dunia Kerja

6 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
  • RSUD Kudungga Dorong Pelayanan Transparan Lewat Public Hearing
  • IKASANDI Jadi Langkah Kutim Petakan dan Perkuat Keamanan Siber Pemerintahan
  • Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi
  • Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital
  • Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan
  • DOB Sangsaka Digagas untuk Percepat Pelayanan Publik di Lima Kecamatan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.