Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Kritik Sapto terhadap Kinerja Lambat Reklamasi Tambang di Kaltim
Advertorial

Kritik Sapto terhadap Kinerja Lambat Reklamasi Tambang di Kaltim

adminBy admin5 November 2024Updated:12 November 20241 Min Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Sapto Setyo Pramono, anggota DPRD dari Kalimantan Timur, mengkritik keras lambannya proses reklamasi bekas lahan tambang di Kaltim, menuntut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk lebih proaktif dalam mengawasi dan menegakkan aturan. “Lubang tambang yang ditinggalkan perusahaan menjadi masalah besar di Kaltim, dan itu harus segera diatasi,” ujar Sapto.

Menurut Sapto, perusahaan tambang sering kali mengabaikan kewajiban reklamasi, yang seharusnya menjadi prioritas utama setelah penutupan operasi tambang. “Banyak perusahaan yang hanya beroperasi tanpa memikirkan akibat lingkungan jangka panjang dari aktivitas mereka. Ini harus diubah,” kata Sapto.

Dia juga menekankan bahwa tanggung jawab reklamasi tidak boleh dipindahkan ke pemerintah daerah tanpa dukungan kebijakan dan dana yang memadai. “Pemerintah daerah tidak bisa dibiarkan menanggung beban ini sendirian. Harus ada dukungan yang jelas dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Sapto juga berharap agar ada perbaikan dalam sistem pengawasan yang dilakukan oleh Kementerian ESDM. “Kami memerlukan sistem yang lebih baik untuk memastikan bahwa setiap perusahaan menjalankan tanggung jawab mereka terhadap lingkungan,” ucapnya.

Dalam menutup pernyataannya, Sapto menyerukan kebutuhan mendesak akan dasar hukum yang kuat untuk mengatur reklamasi tambang. “Kami membutuhkan undang-undang yang jelas yang mengatur seluruh aspek reklamasi tambang, dari awal hingga akhir, untuk melindungi hak-hak masyarakat dan kelestarian lingkungan,” pungkas Sapto. (adv/cp-m)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Keterbukaan Informasi Jadi Fondasi Kepercayaan Publik, Wabup Kutim Tekankan Transparansi

16 April 2026

Ledakan Dispenser BBM di SPBU Muara Wahau, Respons Cepat Petugas dan Polisi Cegah Korban Jiwa

15 April 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Keterbukaan Informasi Berbasis Manfaat Nyata bagi Masyarakat

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Polsek Sangatta Utara Pantau Arus Lalin di Jembatan TNK, Kondisi Tetap Lancar
  • Rakor Pimpinan Daerah Kutim Fokus Dorong Hilirisasi Sawit di KEK Maloy
  • 130 Pengurus Karang Taruna Kutim Dilantik, Siap Kawal Isu Sosial hingga Pemberdayaan Pemuda
  • Jaga Kamtibmas, Sat Samapta Polres Kutim Sisir Pusat Aktivitas di Sangatta
  • Wabup Mahyunadi Lepas 141 Lulusan SMA Prima YPPSB, Tekankan Ketangguhan Hadapi Era Digital
  • Senam Bersama DWP Kutim, Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan di Diskominfo Staper
  • Pemkab Kutim Perkuat Peran dalam Program Oplah, Hadapi Tantangan Minat Bertani
  • Respons Cepat Kepolisian, Call Center 110 Polres Kutim Siap Layani Warga
  • Aksi Cepat Satpolairud Kutim Selamatkan Tiga Pemancing dari Perahu Terbalik di Kenyamukan
  • Keterbukaan Informasi Jadi Fondasi Kepercayaan Publik, Wabup Kutim Tekankan Transparansi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.