Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Damayanti Dorong Edukasi Seksual Dini sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Anak
Advertorial

Damayanti Dorong Edukasi Seksual Dini sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Anak

adminBy admin5 November 2024Updated:12 November 20241 Min Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Damayanti, menegaskan perlunya edukasi seksual sejak dini untuk mencegah kekerasan terhadap anak. Dalam sebuah konferensi di Samarinda, Damayanti menyampaikan bahwa banyak kasus kekerasan seksual pada anak seringkali tidak terungkap karena dianggap tabu.

“Kita perlu memecah kebekuan dan stigma dalam masyarakat dengan memperkenalkan edukasi seksual sebagai bagian dari kurikulum pendidikan dasar,” ujar Damayanti. Menurutnya, edukasi seksual tidak hanya tentang mengajarkan anak-anak tentang seks, tetapi lebih kepada pemahaman batas-batas pribadi dan perlindungan diri dari kekerasan.

Damayanti juga menekankan bahwa pendidikan seksual dapat membantu anak memahami dan menghargai tubuh mereka serta mengenal tanda-tanda bahaya. “Pendidikan ini penting untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan untuk melindungi diri mereka sendiri dari pelecehan dan kekerasan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Damayanti meminta kerja sama lintas sektor, terutama antara pemerintah provinsi dan pemerintah lokal, untuk menyebarkan program edukasi seksual. “Sinergi antar lembaga pemerintah dan sektor pendidikan adalah kunci untuk menjangkau anak-anak di seluruh Kaltim,” jelasnya.

Mengakhiri wawancara, Damayanti berharap program edukasi seksual yang efektif dapat meminimalisasi kasus kekerasan seksual terhadap anak di wilayah tersebut. “Ini adalah investasi dalam keselamatan anak-anak kita. Mereka adalah masa depan kita dan perlu dilindungi,” tegasnya. (adv/cp-m)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Disperindag Kutim Dorong Penyesuaian Kuota dan Harga LPG 3 Kg demi Stabilitas Energi Daerah
  • Seleksi Bantuan Ternak Diperbarui, DTPHP Kutim Terapkan Skema Giliran
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.