Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Tim Reaksi Cepat Multi Sektor Dibentuk, Muhammad Idris : Memudahkan Penanggulangan Ketika Terjadi Bencana
Advertorial

Tim Reaksi Cepat Multi Sektor Dibentuk, Muhammad Idris : Memudahkan Penanggulangan Ketika Terjadi Bencana

adminBy admin31 Oktober 2023Updated:14 Desember 20232 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Multi Sektor. Rapat pembetukan TRC Multi Sektor dibuka Kepala BPBD Kutim Dr Muhammad Idris Syam di Q-Hotel Sangatta, Selasa (31/10/2023).

Kepala BPBD Kutim Dr Muhammad Idris Syam saat membuka acara mengatakan, pembentukan TCR Multi Sektor ini bertujuan untuk memudahkan penanggulangan ketika terjadi bencana. Sehingga penanganan lebih cepat, tepat dan efektif.

“Dengan dibentuknya TRC Multi Sektor, kerja sama antara lintas sektoral yang terlibat dalam penanggulangan bencana, nantinya akan membantu BPBD dalam menanggulangi bencana” kata Idris Syam saat membuka pembentukan TRC dan pengarahan peserta.

Didampingi Kabid Kedaruratan Peralatan dan Logistik Muhammad Naim, Kepala BPBD Kutim menjelaskan bahwa pembentukan TRC melibatkan 11 PD, 13 tim relawan dan 3 perguruan tinggi.

BPBD Kutim juga mengundang dua narasumber, yakni Agus Sulistiyanto dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kasubbid Fasilitasi Pemenuhan Kebutuhan Korban dan Pengungsi dan Saat Firdiyanto Staff dit FPOK BNPB.

“Dengan dibentuknya TRC diharapkan penanganan bencana ke depan semakin solid, terkoordinir cepat dan terarah,” harap Idris Syam.

Berkaca dari pengalaman ketika terjadi bencana banjir besar di Sangatta pada 2022 lalu, koordinasi dan komunikasi minim, sehingga banyak yang tidak tertangani dengan baik. Melalui TRC semua jadi berbagi tugas.

Sehingga saat terjadi bencana, tim sudah terkoordinir dan ada petugas yang menangani di setiap lokasi. Setelah TRC ini dibentuk, maka para pihak yang tergabung akan diberi bimbingan terkait penanganan kebencanaan.

“Minggu depan semua yang tergabung TRC Kutim akan mengikuti Bimtek dan Simulasi di Sangatta,” kata Idris Syam memberikan keterangan.

Sementara Kabid Kedaruratan Peralatan dan Logistik BPBD Kutim Muhammad Naim menambahkan, dengan dibentuknya TRC ini, akan terjadi keselarasan dan kesatuan dalam penanganan bencana. Semua yang terlibat dalam TRC wajib menandatangani komitmen untuk bersedia sewaktu-waktu merespon saat terjadi bencana.

“Sesuai dengan tujuan utama dari dibentuknya TRC adalah penyelamatan dan menyelamatkan, penyaluran cepat logistik, agar korban bencana tidak terlalu lama mengalami kesulitan,” kata dia.

Koordinasi pembentukan tim diikuti sekitar 50-an peserta dan undangan dari Perangkat Daerah (PD) terkait. Termasuk unsur relawan, Basarnas, Tagana, Kodim 0909/KTM, Lanal Sangatta, Polres Kutim.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Disperindag Kutim Dorong Penyesuaian Kuota dan Harga LPG 3 Kg demi Stabilitas Energi Daerah
  • Seleksi Bantuan Ternak Diperbarui, DTPHP Kutim Terapkan Skema Giliran
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.