Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Peringtan 1 Muharram Bersama Warga Desa Kebon Agung Ranpul, Bupati Ardiansyah Berikan Tausyiah
Advertorial

Peringtan 1 Muharram Bersama Warga Desa Kebon Agung Ranpul, Bupati Ardiansyah Berikan Tausyiah

adminBy admin1 Agustus 2023Updated:2 September 20232 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

RANTAU PULUNG – Selasa (01/08/2023) Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, menghadiri undangan masyarakat di Desa Kebun Agung, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutim, dalam memperingati 1 Muharram 1445 H.

Dalam kesempatan ini, Bupati Ardiansyah diberikan kepercayaan untuk menyampaikan tausyiah, di Masjid Almuhajirin, Desa Kebon Agung, Kecamatan Rantau Pulung.

Bupati Ardiansyah memulai tausiyahnya mengatakan, dalam 12 ada empat bulan haram, yakni Dzulqa’idah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

“Apa makna 4 bulann haram? Haram dalam bahasa arab, apabila dijabarkan kepada benda sebelumnya maka makna itu mulia. Misalnya Masjidil Haram dan lain sebagainya,” jelas Bupati.

Lebih lanjut Ardiansyah menuturkan, bulan haram bulan mulia, berbeda dengan makna haram yang diharapkan dan salah diantara empat bulan haram itu, adalah bulan muharram.

“Makna haram itu, apabila umat islam beribadah dalam itu dan berzikir dalam bulan itu, maka amaliahnya, pahala dan ganjarannya, akan dilipat gandahkan oleh Allah,” ucapnya.

“Maka dari itu, mumpung kita masih di bulan muharram, mari perbanyak berzikir kepada Allah, beristifar terus setiap hari, supaya kelipatgandaan Allah lebih banyak lagi,” kata orang nomor satu di Kutim ini.
Tetapi sebaliknya, sambung Ardiansyah, apabila umatnya melakukan dosa maka juga ganjaran dosa itu besar juga.

Kegiatan ini, turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, Plt Asisten Administrasi Umum (Admum) Didi Herdiansyah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDEs) Yuriansyah, Kepala Disdukcapil Jumeah, Kepala Dispora Basrie, Camat Rantau Pulung, para kepala desa se Rantau Pulung dan warga Desa Desa Kebun Agung, Kecamatan Rantau Pulung. (ADV/CP2/DS)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.