Sangatta – Kemampuan masyarakat Kutai Timur dalam memanfaatkan teknologi digital terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut tercermin dari hasil Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Tahun 2025 yang menempatkan Kabupaten Kutai Timur pada kategori Tinggi (High) dengan nilai 55,16.
Capaian tersebut sekaligus menjadikan Kutai Timur sebagai kabupaten dengan nilai IMDI tertinggi kedua di Kalimantan Timur. Hasil itu menjadi indikator bahwa berbagai program peningkatan literasi digital, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekosistem digital yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan hasil nyata.
Dari empat pilar penilaian IMDI, Literasi Digital menjadi aspek dengan capaian tertinggi, yakni 63,75. Nilai tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengakses informasi, memahami teknologi, serta memanfaatkan layanan digital secara produktif dan aman.
Sementara itu, pilar Infrastruktur dan Ekosistem memperoleh nilai 53,86, Pemberdayaan 52,12, serta Pekerjaan 48,74. Keempat indikator tersebut menjadi gambaran menyeluruh mengenai kesiapan masyarakat menghadapi era transformasi digital.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menilai hasil IMDI tidak hanya menjadi ukuran keberhasilan, tetapi juga menjadi dasar dalam menyusun berbagai kebijakan pengembangan SDM digital ke depan. Peningkatan kualitas jaringan internet, perluasan akses layanan digital, serta penguatan kompetensi masyarakat akan terus menjadi prioritas pembangunan.
Melalui berbagai program yang dijalankan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper), transformasi digital diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pendidikan, ekonomi, hingga kesejahteraan masyarakat.
Sumber ; Kominfo Staper Kutim
