Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»Tak Hanya Indah, Tangga Bidadari Simpan Jejak Geologi Jutaan Tahun
Kutai Timur

Tak Hanya Indah, Tangga Bidadari Simpan Jejak Geologi Jutaan Tahun

adminBy admin7 Juli 2026Updated:8 Juli 20262 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Kaliorang – Mata Air Tangga Bidadari di Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, menyimpan lebih dari sekadar panorama alam. Kawasan ini juga menjadi laboratorium alam yang merekam sejarah geologi kawasan Sangkulirang-Mangkalihat selama jutaan tahun.

Potensi tersebut menjadi salah satu fokus penilaian Tim Verifikasi Geopark Nasional saat melakukan kunjungan lapangan dalam rangka verifikasi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.

Di hadapan tim, pengelola memaparkan bahwa kawasan wisata ini terbentuk dari lapisan batu gamping klastik berjenis wackestone dan napal yang berasal dari Formasi Maluwi berumur sekitar 11–16 juta tahun.

Lapisan batuan tersebut mengandung fosil mikroorganisme laut purba yang menjadi bukti bahwa wilayah Kaliorang pernah berada di lingkungan laut pada masa lampau.

Pergerakan kerak bumi kemudian membentuk lipatan antiklin yang menghasilkan morfologi air bertingkat atau cascade, yang kini dikenal masyarakat sebagai Tangga Bidadari.

Keunikan geologi tersebut diperkuat dengan keberadaan rembesan minyak bumi alami pada celah batuan, sehingga kawasan ini memiliki nilai ilmiah sekaligus edukatif bagi pengunjung.

Selain mempelajari aspek geologi, tim verifikasi juga menilai pengelolaan kawasan wisata yang dilakukan secara kolaboratif antara BUMDes dan masyarakat.

Pengelolaan sampah, penyediaan fasilitas umum, hingga penataan area UMKM dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip keberlanjutan agar keseimbangan ekologi tetap terjaga.

Melalui pengembangan tersebut, Mata Air Tangga Bidadari diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga pusat pembelajaran geologi yang mendukung penguatan status Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. (ML)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi

11 Agustus 2026

Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital

6 Agustus 2026

Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan

5 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi
  • Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital
  • Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan
  • DOB Sangsaka Digagas untuk Percepat Pelayanan Publik di Lima Kecamatan
  • Kadiskop UKM Kutim Marhadyn Sebut UMKM Harus Berani Berkembang Tanpa Bergantung pada Pinjol
  • Membangun Kepercayaan dari Koperasi Plasma, Kutim Siapkan Audit Menyeluruh
  • Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
  • Di Balik Riak Air Kaltim Open Nusantara Cup 1, Aquatik Kutim Meniti Jalan Menuju Porprov
  • Infrastruktur Air Minum dan Jalan Lingkungan Resmi Jadi Aset Pemkab Kutim
  • KPAD Kutim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tekan Penyebaran HIV/AIDS
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.