Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»Ribuan Warga Kutim Diusulkan Masuk Program Jaminan Kesehatan Sepanjang 2026
Kutai Timur

Ribuan Warga Kutim Diusulkan Masuk Program Jaminan Kesehatan Sepanjang 2026

adminBy admin10 Juni 20261 Min Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur mencatat ribuan warga telah diusulkan untuk memperoleh layanan jaminan kesehatan sepanjang tahun 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Kepala Dinsos Kutim Ernata Hadi Sujito mengungkapkan, jumlah usulan penerima bantuan terus bergerak setiap bulan seiring proses pendataan yang dilakukan hingga tingkat desa.

Data Dinsos menunjukkan pada Februari terdapat 1.013 jiwa yang diusulkan. Jumlah tersebut kemudian bertambah sebanyak 555 jiwa pada Maret, 1.306 jiwa pada April dan 661 jiwa pada Mei.

“Data untuk Juni masih dalam proses rekapitulasi dan akan kami finalkan pada akhir bulan,” katanya saat ditemui awak media, Selasa (09/06/2026).

Menurut Ernata, seluruh usulan masyarakat diproses menggunakan sistem berbasis NIK sehingga akurasi data lebih terjamin. Selain menghindari data ganda, metode tersebut juga memudahkan proses verifikasi lintas instansi.

Setelah pendataan selesai, Dinas Kesehatan akan melakukan verifikasi akhir sebelum peserta ditetapkan sesuai kuota yang tersedia. Saat ini kuota dari Kementerian Sosial mencapai 117.870 jiwa, sedangkan pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk sekitar 112.000 jiwa.

Melalui program tersebut, Pemkab Kutim berharap tidak ada lagi warga kurang mampu yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan akibat belum terdaftar sebagai peserta BPJS. (IR)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara

10 Oktober 2026

Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim

10 Oktober 2026

Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim

9 Oktober 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.