Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Seleksi PPPK Gelombang Keempat di Kutim Dibuka Bupati Ardiansyah Sulaiman
Advertorial

Seleksi PPPK Gelombang Keempat di Kutim Dibuka Bupati Ardiansyah Sulaiman

adminBy admin3 Desember 2024Updated:5 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Sangatta – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) merupakan salah satu pegawai ASN yang diangkat untuk jangka waktu tertentu. Pemerintah memiliki tujuan PPPK dalam mengisi pegawai ASN. Di sisi lain, adanya PPPK menjadi salah satu cara mengatasi permasalahan pegawai honorer.

Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, didampingi Kepala BKPSDM Misliansyah dan Kabid PPIK Fitri secara resmi membuka seleksi PPPK gelombang keempat tahap pertama pada Selasa (3/12/2024) kemarin, di Ruang CAT BKPSDM Kutim.

Acara dimulai dengan peninjauan langsung lokasi pelaksanaan seleksi oleh Bupati untuk memastikan kesiapan teknis dan kenyamanan para peserta. Kepala BKPSDM Misliansyah melaporkan bahwa pelaksanaan seleksi telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh BKN.

Proses seleksi PPPK terdiri dari beberapa tahapan yang melibatkan ujian teknis, manajerial, dan sosio-kultural.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan untuk seleksi kali ini mencakup lebih dari 4.300 Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) yang akan menjalani proses bertahap hingga 16 Desember 2024. Menurut Ardiansyah, seleksi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur untuk mengangkat seluruh tenaga honorer menjadi PPPK.

“Gelombang keempat ini mencakup lebih dari 4.300 TK2D yang, Insyaallah, akan diselesaikan semuanya untuk diangkat menjadi PPPK. Namun, mereka tetap harus mengikuti tes sebagai bagian dari proses seleksi,” ujar Ardiansyah.

Proses seleksi dilakukan secara bertahap karena keterbatasan kapasitas, dengan hanya 100 peserta yang dapat mengikuti tes dalam satu sesi. Hal ini membuat durasi seleksi memakan waktu hingga pertengahan Desember. (adv/*rkb)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.