Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Upacara Penetapan Komponen Cadangan di Balikpapan, Refleksi Komitmen Bela Negara
Advertorial

Upacara Penetapan Komponen Cadangan di Balikpapan, Refleksi Komitmen Bela Negara

adminBy admin25 November 2024Updated:5 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Dalam upacara yang digelar di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Anggota DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono hadir mewakili Ketua DPRD Kaltim, mengikuti penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat Gelombang II Tahun 2024. Upacara ini dipimpin oleh Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Tri Budi Utomo, yang juga membacakan sambutan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) H Prabowo Subianto.

Menurut Sapto, Komcad adalah kekuatan penting dalam struktur pertahanan negara, bisa diaktifkan oleh Presiden dalam situasi darurat atau perang, setelah mendapatkan persetujuan DPR. “Partisipasi dalam Komcad menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi anggota terhadap pertahanan dan keamanan negara,” ucap Sapto.

Sebanyak 500 prajurit mengikuti latihan dasar militer dalam gelombang ini, dengan 67 dari Kalimantan Selatan dan 433 dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. “Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kita untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menjaga kedaulatan negara,” tambah Sapto.

Dalam kesempatan itu, Sapto juga menegaskan pentingnya persetujuan segera terhadap undang-undang wajib militer, menunjuk pada ketidakstabilan global saat ini. “Kita harus proaktif dalam kesiapsiagaan nasional, tidak hanya menunggu kondisi eskalasi, tetapi mempersiapkan diri dari sekarang,” jelasnya.

Sapto berharap dengan dukungan pemerintah dan pengesahan undang-undang terkait, Indonesia akan lebih kuat dalam menghadapi ancaman militer maupun hybrid di masa depan. “Komcad bukan hanya simbol, tetapi juga kekuatan nyata yang siap dikerahkan untuk pertahanan negara,” tutupnya. (ADV/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Seleksi Bantuan Ternak Diperbarui, DTPHP Kutim Terapkan Skema Giliran
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
  • Hilirisasi Jadi Kunci, Keripik Pisang Produksi IKM Kutim Perkuat Penetrasi di Pasar Uni Eropa
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.