SAMARINDA – Sutomo Jabir Minta Stiper dan STAIS Juga menjadi prioritas CSR PT. Bayan
Isu dana CSR yang diberikan ke Universitas di luar Provinsi Kaltim terus bergulir bahkan mendapat reaksi kekecewaan dari masyarakat Kalimantan Timur. Merespon hal tersebu, DPRD Prov Kalimantan Timur melalui Komisi III dan Komisi IV merespon dengan cepat dengan memanggil managemen PT. Bayan Resources pada hari selas, 17 Mei 2022.
Anggota Komisi IIi DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sutomo Jabir menyayangkan perusahaan yang mengesampingkan kepeduliannya kepada peningkatan kualitas pendidikan di Kaltim dan malah memberi bantuan pendidikan kepada Universitas yang ada di luar Kaltim sedangkan yang dikuras SDA nya dan yang dirusak lingkungannya adalah Kaltim.” Ini sangat disayangkan karena Perguruan tinggi yang ada di Kaltim sendiri belum menikmati seperti apa yang diberikan ke Universitas luar Kaltim seperti yang viral itu” ucap Sutomo Jabir
Pada pertemuan itu, Anggota DPRD yang berasal dari Dapil Bontang Kutai Timur Dan Berau ini juga mendesak supaya dana CSR khususnya PT. Bayan juga diprioritaskan untuk Perguruan Tinggi yang ada di Kutim, yakni Stiper dan STAIS “ PT. Bayan udah berjanji membantu perguruan tinggi di kaltim dan tadi udah dicatat sekitar 17 perguruan tinggi termasuk Stiper dan STAIS”.
Permintaan anggota DPRD ini sangata beralasan karena menurut informasi, Group PT. Bayan juga ada yang beroperasi di Kab. Kutai timur. “Tadinya Stiper dan STAIS mereka gak masukkan tapi kita minta juga diprioritaskan dan sudah mereka catat” tutup Tomo sapaan akrab Sutomo jabir (CP-1).