Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Sejarah Cagar Budaya Kutai Timur : 44 Barang Bersejarah Segera Dibuatkan Replika
Advertorial

Sejarah Cagar Budaya Kutai Timur : 44 Barang Bersejarah Segera Dibuatkan Replika

adminBy admin20 November 2024Updated:5 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Kutai Timur,  — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terus berupaya melestarikan warisan budaya daerah. Sebanyak 44 barang bersejarah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Bupati Kutai Timur menjadi fokus perhatian untuk menjaga keaslian dan keawetannya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Timur, Padliansyah, mengungkapkan bahwa pengumpulan barang-barang bersejarah tersebut sudah dimulai sejak tahun 2005. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara mendiang Fendi, seorang tokoh lokal, dan sejumlah peneliti asal Prancis.

“Pengumpulan barang itu sebenarnya sudah lama dimulai, sekitar tahun 2005, oleh almarhum Pak Fendi bersama para peneliti dari Prancis. Semua informasi terkait sejarah pengumpulan barang ini sudah terdokumentasi dengan lengkap dalam sebuah buku,” ujar Padliansyah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dokumentasi tersebut mencakup informasi rinci mengenai kapan dan di mana barang-barang tersebut ditemukan. Sebelum adanya bidang kebudayaan di Disporapar, proses pengelolaan barang-barang bersejarah ini dilakukan melalui kerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur, yang kini telah berganti nama menjadi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK).

“Kami saat ini 100% didukung oleh BPK, termasuk dalam proses pemajangan barang-barang ini. Sebagian barang asli masih dipajang sementara di tempat ini,” tambahnya.

Dalam upaya menjaga keawetan barang-barang bersejarah tersebut, pemerintah setempat berencana membuat replika. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan yang mungkin terjadi jika barang asli terus dipajang atau dipindahkan secara rutin.

“Pjs (Bupati Kutai Timur) menyarankan agar segera dibuatkan replika. Hal ini penting agar barang-barang asli tidak mengalami kerusakan. Jadi, ke depannya barang asli akan disimpan dengan lebih aman, sementara replika bisa dipajang untuk publik,” jelas Padliansyah.

Ke-44 barang bersejarah ini merupakan bukti kekayaan budaya dan sejarah Kutai Timur yang tak ternilai harganya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat melalui BPK, pelestarian cagar budaya ini diharapkan dapat terus dilakukan secara optimal.

“Pelestarian budaya adalah tanggung jawab kita bersama. Barang-barang ini tidak hanya milik Kutai Timur, tetapi juga bagian dari sejarah nasional yang harus kita jaga,” tutup Padliansyah. (adv/cp-ar)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Seleksi Bantuan Ternak Diperbarui, DTPHP Kutim Terapkan Skema Giliran
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
  • Hilirisasi Jadi Kunci, Keripik Pisang Produksi IKM Kutim Perkuat Penetrasi di Pasar Uni Eropa
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.