Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Sarkowi V Zahry Dorong Kerjasama Antara IKN dan Daerah untuk Kemandirian Sektor Pangan di Kaltim
Advertorial

Sarkowi V Zahry Dorong Kerjasama Antara IKN dan Daerah untuk Kemandirian Sektor Pangan di Kaltim

adminBy admin5 November 2024Updated:10 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry, mengajak Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk meningkatkan perhatian pada sektor pangan di Kalimantan Timur, terutama dengan peningkatan kebutuhan akibat pertumbuhan Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam keterangannya, Sarkowi menekankan pentingnya kemandirian pangan yang didukung oleh kontribusi aktif dari kabupaten dan kota di Kaltim.

“Dengan pertumbuhan yang terjadi di IKN, kita harus memastikan bahwa sektor pangan kita tidak hanya tergantung pada impor dari luar, tapi juga mampu memproduksi secara mandiri,” ungkap Sarkowi. Ia memaparkan bahwa kerjasama terkoordinasi dengan Otorita IKN dapat membantu kabupaten dan kota di Kaltim memperkuat sektor pangan mereka.

Sarkowi menjelaskan bahwa ini adalah kesempatan bagi setiap daerah untuk mengembangkan potensi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal. “Setiap kabupaten dan kota di Kaltim memiliki keunikan yang bisa dikembangkan menjadi kekuatan dalam mendukung kemandirian pangan di IKN,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim harus berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempersiapkan dan mengoptimalkan produksi pangan. “Ini akan membantu memenuhi kebutuhan yang meningkat dan memastikan bahwa IKN memiliki akses ke sumber pangan yang stabil dan berkelanjutan,” terangnya.

Sarkowi mendesak Otorita IKN untuk bekerja sama dengan pemerintah lokal dalam rangka menggali potensi dan menyerap aspirasi masyarakat setempat. “Harus ada upaya nyata untuk mengintegrasikan aspirasi dari Musrenbang lokal ke dalam perencanaan pembangunan IKN, sehingga pembangunan pangan bisa sejalan dengan pertumbuhan lainnya,” pungkasnya. (adv/cp-m)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Disperindag Kutim Dorong Penyesuaian Kuota dan Harga LPG 3 Kg demi Stabilitas Energi Daerah
  • Seleksi Bantuan Ternak Diperbarui, DTPHP Kutim Terapkan Skema Giliran
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.