Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Sabaruddin Soroti Minimnya Dokter Spesialis di RS Sangkulirang
Advertorial

Sabaruddin Soroti Minimnya Dokter Spesialis di RS Sangkulirang

adminBy admin17 November 2024Updated:5 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA- Anggota DPRD Kutim Sabaruddin  soroti masih minimnya tenaga kesehatan terutama dokter spesialis yang ada di rumah sakit. Terutama di Kecamatan Sangkulirang.

Di ketahui, hingga saat ini, Rumah Sakit Tipe D yang ada di Kecamatan Sangkulirang masih terkendala kurangnya dokter spesialis. Sehingga kadang menghambat proses pelayanan kepada warga yang membutuhkan penanganan segera. Sehingga banyak dari masyarakat yang mengeluhkan hal tersebut. dan berharap pemerintah bisa segera mengatasi persoalan tersebut.

“Di sana masih minim dokter spesialisnya, dan saya mohon peemrintah bisa segera mengambil langkah untuk mengatasi ini. Kasihan masyarakat,. dan ini juga terjadi di Puskesmas masih kurang tenaga kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr Bahrani mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan masih kurangny tenaga kesehatan di Kutim. salah satunya keterbatasan kebijakan yang memungkinkan pemerintah daerah untuk mengangkat tenaga kesehatan tambahan.

Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, Bahrani menyadari bahwa solusi jangka panjang diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini. Perlu ada kebijakan yang lebih fleksibel dari pemerintah pusat, serta dukungan yang lebih besar untuk daerah-daerah yang menghadapi tantangan serupa.

“Kami berharap pemerintah pusat bisa lebih memahami situasi di daerah-daerah seperti Kutai Timur. Diperlukan kebijakan yang memungkinkan kami untuk lebih leluasa dalam menambah tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis, agar pelayanan kesehatan di daerah kami bisa semakin baik,” ujarnya. (adv/cp-t)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Seleksi Bantuan Ternak Diperbarui, DTPHP Kutim Terapkan Skema Giliran
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
  • Hilirisasi Jadi Kunci, Keripik Pisang Produksi IKM Kutim Perkuat Penetrasi di Pasar Uni Eropa
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.