Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Puji Setyowati Ungkap Kekurangan Guru SLB di Kaltim dan Dukung Pembukaan Jurusan Pendidikan Khusus
Advertorial

Puji Setyowati Ungkap Kekurangan Guru SLB di Kaltim dan Dukung Pembukaan Jurusan Pendidikan Khusus

adminBy admin29 Oktober 2023Updated:19 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Kekurangan guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kalimantan Timur menjadi sorotan. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati, menyuarakan keprihatinannya mengenai isu tersebut dan mendesak pembukaan jurusan pendidikan khusus di universitas lokal.

“Jurusan pendidikan khusus di universitas lokal dapat menjadi solusi kekurangan guru di SLB. Kita harus memberikan pendidikan terbaik bagi setiap anak, terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus,” tegas Puji.

Diketahui, koordinasi dengan Dinas Pendidikan serta lembaga pendidikan tinggi di Kaltim sudah dalam tahapan perencanaan. Selain itu, ada usulan untuk memperluas sekolah inklusi di wilayah ini, memberikan hak yang sama dalam pendidikan bagi semua anak.

Puji menambahkan, “Kami optimis, dengan adanya jurusan pendidikan khusus, kebutuhan guru SLB di Kaltim akan tercukupi. Sebelum mengajukan rekomendasi resmi, kami akan mengevaluasi kebutuhan riil terlebih dahulu.”

Puji Setyowati juga menyoroti pentingnya memperkuat kapasitas guru-guru SLB dan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. “Kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas pendidikan, mulai dari SMA/SMK, SLB, hingga laboratorium pendidikan,” paparnya.

Lebih jauh, Puji menekankan kepentingan pendidikan inklusif. Ia percaya bahwa banyak anak berkebutuhan khusus memiliki potensi yang belum tergali. Dukungan dan pendidikan yang sesuai akan membantu mengoptimalkan potensi tersebut.

“Anak-anak dengan kebutuhan khusus adalah aset masyarakat kita. Mereka layaknya gunung es, dengan potensi luar biasa yang sering tersembunyi. Masyarakat dan orang tua perlu memahami kebutuhan mereka dan memberikan pendidikan yang tepat,” pungkas Puji dengan penuh harapan. (ADV/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.