SANGATTA – Penyusunan RKPD 2027 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor strategis. Infrastruktur dan peningkatan SDM menjadi dua pilar utama yang akan digenjot dalam dua tahun ke depan.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyebut sektor fisik seperti jalan, jembatan, sistem drainase, serta pembangunan kantor pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa masih membutuhkan perhatian serius.
“Banyak kantor camat dan desa yang belum representatif. Ini harus kita benahi agar pelayanan publik berjalan optimal,” jelasnya.
Selain itu, Pemkab Kutim tengah memetakan kebutuhan dasar masyarakat guna memastikan pembangunan dilakukan secara tepat sasaran. Infrastruktur yang memadai diyakini menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekonomi daerah.
Ardiansyah menegaskan, percepatan pembangunan akan dilakukan bertahap mulai 2026 dan mencapai target maksimal pada 2027. Ia berharap setidaknya 60 persen infrastruktur prioritas dapat terselesaikan sebelum akhir masa jabatannya.
Tak hanya pembangunan fisik, peningkatan kualitas SDM juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat memiliki kemampuan dan daya saing yang sejalan dengan kemajuan infrastruktur yang dibangun.
“Daya dukung ekonomi tidak hanya soal jalan dan jembatan, tetapi juga kualitas manusianya,” tambahnya. (IR)
