Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Pemkab Kutim Beri Bantuan Mesin Ketinting Untuk 15 Kelompok Nelayan
Advertorial

Pemkab Kutim Beri Bantuan Mesin Ketinting Untuk 15 Kelompok Nelayan

adminBy admin15 November 2022Updated:14 Desember 20223 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Program penanganan dampak inflasi akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada warga yang terdampak terus berjalan, setelah sebelumnya dilakukan pasar murah, kini Pemkab Kutai Timur (Kutim) kembali menyalurkan bantuan perlindungan sosial untuk para nelayan.

Kali ini melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) diberikan bantuan mesin ketinting 15 pk untuk 15 kelompok nelayan yang tersebar di tujuh kecamatan yang totalnya berjumlah 169 unit.

Bantuan mesin ketinting tersebut diserahkan Wakil Bupati Kasmidi Bulang secara simbolis menyerahkan bantuan mesin ketinting tersebut di halaman Kantor DKP Kutim, Selasa (15/11/2022). Wabup turut didampingi Kepala DKP Suriansyah, Camat Sangatta Utara Hasdiah dan Ketua KTNA Kutim Suherman.

Wabup Kasmidi Bulang pemberian bantuan ini berdasarkan intruksi presiden terkait penanggulangan inflasi daerah. Dirinya menyebut intruksi tersebut memerintahkan agar dua persen dari APBD dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan bantuan kepada masyarakat, salah satunya bantuan untuk para nelayan.

“Harapannya, dengan bantuan ini bisa meningkatkan hasil produksi tangkapan ikan para nelayan.

Penerima bantuan ini sambung Kasmidi, legitimasinya harus jelas yaitu kelompok nelayannya harus terdaftar dan belum pernah dapat bantuan, hal ini yang menjadi dasar ketentuannya.

Kasmidi kembali menyampaikan program penanganan dampak inflasi atas kenaikan BBM ini tersebar di beberapa instansi, seperti di DKP dalam bentuk mesin ketinting untuk para nelayan, kemudian di Disperindag berupa bantuan sembako murah, dari harga normal 300 ribu di subsidi 50 persen menjadi 150 ribu saja.

“Kemudian di Dinas Sosial dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), sementara di Dinas Pertanian berupa bantuan bibit untuk para petani. Begitu pula di Dinas Koperasi UKM ada bantuan untuk koperasi-koperasi. Selain itu ada juga di Dinas Perhubungan berupa bantuan subsidi transportasi bagi para penjual untuk mengangkut barangnya.

“Semua ini bagian yang diperbolehkan karena juknis program ini sudah jelas,” kata Kasmidi.

Sebelumnya, Kepala DKP Kutim Suriansyah, 15 kelompok nelayan yang menerima bantuan untuk Kecamatan Sangatta Utara adalah Kelompok Nelayan Kuda Laut dari Desa Sangatta Utara mendapat 10 unit. Sedangkan dari Kecamatan Sangatta Selatan adalah Kelompok Nelayan Muara TabuanTabuan dan Bintang Laut dari Desa Sangkima masing-masing mendapatkan 11 unit dan Kelompok Usaha Bersama Mutiara Laut dari Desa Teluk Sangkima sebanyak 12 unit.

Selanjutnya dari Kecamatan Bengalon adalah Kelompok Nelayan Sipatuo dari Desa Muara Bengalon menerima 11 unit,” ujarnya.

Selanjutnya disampaikan untuk Kecamatan Sangkulirang, yang menerima mesin ketinting masing-masing sebanyak 10 unit adalah kelompok Nelayan Setia Kawan dan kelompok nelayan Lobster dari Desa Krayaan, kemudian kelompok nelayan Barokah dari Desa Pulau Miang dan kelompok nelayan Mangrove Indah dari Desa Benua Baru Ulu.

“Selain itu, untuk Kecamatan Sandaran dari Desa Manubar yaitu Kelompok Nelayan Kerapu Manubar dan Lumba-lumba Manubar masing-masing sebanyak 11 unit dan kelompok Barakuda Manubar sebanyak 13 unit.

Sedangkan untuk Kecamatan Muara Bengkal, yaitu Kelompok Nelayan Danau Kepa dari Desa Benua Baru 11 unit, kelompok nelayan Titian Bungur dari Desa Persiapan Parianu sebanyak 14 unit.

“Terakhir Kelompok Nelayan Good Serkit Mandiri dari Desa Kelingan Ilir mendapatkan 10 unit,” kata ia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Seleksi Bantuan Ternak Diperbarui, DTPHP Kutim Terapkan Skema Giliran
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
  • Hilirisasi Jadi Kunci, Keripik Pisang Produksi IKM Kutim Perkuat Penetrasi di Pasar Uni Eropa
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.