Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Pandi Sebut Keberadaan Galian C Lokal Solusi Memenuhi Kebutuhan Bahan Baku Material
Advertorial

Pandi Sebut Keberadaan Galian C Lokal Solusi Memenuhi Kebutuhan Bahan Baku Material

adminBy admin16 November 2024Updated:5 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Keberadaan galian C lokal menjadi solusi yang efektif untuk mendukung dan memenuhi kebutuhan bahan baku material dalam mendukung pembangunan kontruksi yang dilakukan di Kutim. namun pada kenyataanya, hingga saat ini sebagaian besar material yang di gunakan berasal dari luar daerah.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kutim, Pandi Widiarto menyebut, persoalan galian C masih menjadi polemik yang tidak berkesudahan. Rumitnya proses perijinan di tambah jangka waktu yang cukup panjang menjadi sebuah persoalan yang di harapkan bisa segera mendapatkan solusi yang tepat.

“Berbicara regulasi ya, jangan sampai kita menabrak aturan yang lebih tinggi. Namun secara prinsip, saya harap ini bisa segera di komunikasikan dengan pihak terkait termasuk Pemerintah Provinsi. Karena salah satu yang menghambat kita untuk mengejar pembangunan kan ini (galian C),” ujarnya.

Selain persoalan galian C, Politisi dari Demokrat ini juga menyinggung terkait tidak adanya fasilitas yang mamadai di Kutim yang di gunakan untuk bongkar muat bahan yang di datangkan dari luar daerah. Sehingga terpaksa menggunakan Pelabuhan Kota Bontang sebagai lokasi melakukan bongkar muat material.

“Nah ini kan berdampak adanya penambahan biaya yang harus di keluarkan. Misalnya speknya untuk 100 meter karena ada tambahan biaya angkut jadinya volumenya bisa berkurang. Ini kan sayang. Nah ini juga harus menajdi atensi pemerintah agar kedepan permasalahan ini tidak berlarut-larut,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya berharap Pemerintah daerah bisa segera ambil tindakan, melakukan koordininasi, identifikasi dan segera usulkan kepada Pemerintah baik Provinsi maupun Pusat mengenai perosoalan galian C di daerah. (adv/cp-t)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.