SAMARINDA – Meskipun Kalimantan Timur memiliki potensi pariwisata yang besar, pelanggaran regulasi oleh perusahaan pertambangan dan kelapa sawit menjadi kendala. Regulasi terkait jalan khusus tambang kerap dilanggar, menghambat optimalisasi sektor pariwisata.
Muhammad Adam Sinte, Anggota DPRD Kaltim, menyatakan, “Regulasi harus ditegakkan. Pelanggaran oleh perusahaan harus diatasi untuk mendukung pertumbuhan pariwisata.”
Selain itu, Adam menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas. “Dengan infrastruktur yang baik, Kaltim dapat meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan,” ujarnya.
Adam menambahkan bahwa perhatian khusus harus diberikan pada peningkatan rest area dan fasilitas pendukung lainnya. “Wisatawan membutuhkan kenyamanan dalam perjalanan, dan rest area berkualitas dapat memenuhi kebutuhan tersebut,” pungkasnya. (ADV/CP-M)