Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»DPPKB Gelar Sosialisasi Penyusunan GDPK Kutim 2024, Diikuti 21 Stakeholder
Advertorial

DPPKB Gelar Sosialisasi Penyusunan GDPK Kutim 2024, Diikuti 21 Stakeholder

adminBy admin5 Juni 2024Updated:6 Juli 20243 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Sosialisasi Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Kutai Timur tahun 2024. Kegiatan yang diikuti 21 stakeholder tersebut, dibuka oleh Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Poniso Suryo Renggono, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati, Pusat Pemerintahan Kabupaten Kutim, Rabu (05/6/2024).

“Atas nama pemerintah daerah, kami memberikan apresiasi Kepada Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana yang melaksanakan sosialisasi penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) bekerjasama dengan Ikatan Praktisi Dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI). Semoga dengan adanya sosialisasi lintas instansi ini, dapat mengetahui dan memahami begitu pentingnya penyusunan dokumen GDPK 5 pilar yang wajib dimiliki oleh suatu daerah,” harap Asisten Pemkesra Poniso Suryo Renggono yang mewakili Bupati Kutim yang sedang melaksanakan tugas kedinasan lain.

Lebih lanjut, Poniso menyebut, dasar penyusunan GDPK sesuai dengan peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 153 tahun 2014, yang mengamanatkan setiap daerah, baik provinsi maupun kabupaten / kota harus menyusun GDPK yang didasarkan pada 5 pilar yaitu, (1) pengendalian kuantitas penduduk, (2) peningkatan kualitas penduduk, (3) pembangunan keluarga, (4) penataan persebaran dan pengarahan mobilitas penduduk, (5) penataan data dan informasi kependudukan serta administrasi kependudukan.

“Untuk itu seluruh OPD yang mengikuti kegiatan ini, diharapkan dapat berperan aktif dan berkontribusi dalam menyusun grand design pembangunan kependudukan untuk mencapai penduduk tumbuh seimbang dan pembangunan berkualitas,” harap mantan Kadis Pertanahan Kutim ini, di hadapan Kadis DPPKB Achmad Junaidi dan undangan lainnya.

Lebih lanjut Poniso menyebut, dengan adanya sosialisasi tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dalam penyusunan serta pemanfaatan dokumen GDPK 5 pilar agar terarah, tepat sasaran, tepat waktu serta sinergis antar sektor dan wilayah. Dengan harapan agar dokumen grand desain pembangunan kependudukan 5 pilar Di Kabupaten Kutai Timur dapat selaras dan sejalan dengan RPJMD dan RPJMN dalam penyusunannya.

Pentingnya GDPK 5 pilar dalam pengelolaan pembangunan kependudukan adalah untuk mewadahi komitmen seluruh pemangku kepentingan, dalam melakukan upaya yang relevan dengan isu tertentu dalam pembangunan. Memberikan masukan dalam perencanaan pembangunan, mulai dari tingkat kabupaten/ kota hingga provinsi, melalui internalisasi isi grand design ke dalam rencana jangka menengah, rencana strategis dan rencana kerja instansi pemerintah.
“Sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan peningkatan kualitas pembangunan kependudukan. Dan berpotensi menjadi landasan penanganan persoalan kependudukan yang terencana, sistematis dan berkesinambungan,” ucapnya.

Lebih jauh Poniso menyebut, proses perencanaan pembangunan mutlak memerlukan integrasi antara variabel demografi dengan variabel pembangunan. Oleh karena itu, penyusunan GDPK dalam rangka menyediakan kerangka pikir dan panduan untuk mengintegrasikan berbagai variable kependudukan ke dalam berbagai proses pembangunan menjadi sangat penting dan urgent. (adv/cp-ds)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.