Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»Bupati Ardiansyah Tegaskan Dukungan untuk Atlet Disabilitas
Kutai Timur

Bupati Ardiansyah Tegaskan Dukungan untuk Atlet Disabilitas

adminBy admin6 Juni 20263 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Sangatta – Kepengurusan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung di Ruang Meranti, Bukit Pelangi, Sabtu (6/6/2026). Organisasi olahraga bagi penyandang disabilitas tersebut kini dipimpin oleh Muhammad Jibril sebagai Ketua, didampingi Juana Rahma Amelinda sebagai Sekretaris dan Arif Harum sebagai Bendahara.

Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Isnawan, unsur Forkopimda, Ketua NPCI Kalimantan Timur (Kaltim) Suharyanto, para atlet disabilitas, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan olahraga disabilitas di Kutim. Ia mengaku selama ini kerap menerima kunjungan para atlet disabilitas yang meminta dukungan sebelum mengikuti berbagai kejuaraan.

“Hampir setiap tahun mereka datang meminta dukungan sebelum berangkat bertanding. Alhamdulillah, setelah itu mereka sering kembali dengan membawa kabar membanggakan, bahkan meraih medali emas. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kutim,” ujarnya.

Dirinya juga memberikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang selama ini konsisten memberikan motivasi serta pendampingan kepada para atlet disabilitas dalam mengembangkan potensi dan bakat olahraga mereka.

Menurut Bupati Ardiansyah, olahraga merupakan kebutuhan bagi setiap orang tanpa memandang usia maupun kondisi fisik. Selain menjaga kebugaran tubuh, olahraga juga berperan penting dalam meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemkab Kutim untuk terus mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk olahraga disabilitas yang berada di bawah naungan NPCI. Bahkan, ia mendorong agar ke depan Kutim memiliki agenda khusus olahraga disabilitas sebagai wadah kompetisi sekaligus sarana memperkenalkan kemampuan para atlet kepada masyarakat luas.

“Apa gunanya atlet berlatih kalau tidak ada event. Dengan adanya kompetisi, atlet akan semakin termotivasi untuk berlatih dan mengejar prestasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua NPCI Kaltim, Suharyanto, menegaskan bahwa NPCI merupakan wadah perjuangan sekaligus pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas yang memiliki peran strategis dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.

Ia berharap kepengurusan baru NPCI Kutim mampu membangun organisasi yang solid, profesional, dan berorientasi pada peningkatan prestasi atlet.

“Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu membangun organisasi yang kuat, profesional, dan mampu melahirkan atlet-atlet disabilitas yang berprestasi,” katanya.

Menurutnya, Kutim memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet disabilitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Potensi tersebut perlu dikelola melalui sistem pembinaan yang terencana, berjenjang, dan berkelanjutan.

Suharyanto juga menyoroti pentingnya digitalisasi data atlet, pelatih, dan tenaga keolahragaan disabilitas sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan. Langkah tersebut sejalan dengan program pembangunan basis data olahraga disabilitas nasional melalui program Jaksa Garda Inklusi (JAGAIN) yang saat ini tengah dikembangkan NPC Indonesia.

“Melalui program ini, potensi olahraga disabilitas dapat terdata dengan baik, dibina secara optimal, dan diarahkan untuk menghasilkan prestasi yang membanggakan daerah maupun bangsa,” jelasnya.

Karena itu, ia meminta pengurus NPCI Kutim segera melakukan pendataan atlet, memperkuat pembinaan cabang olahraga, serta menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi berbagai ajang kompetisi yang akan datang.

“Keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi, melainkan motivasi untuk membuktikan kemampuan dan potensi yang dimiliki,” pungkasnya. (DS)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan

3 September 2026

Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat

2 September 2026

Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM

1 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
  • RSUD Kudungga Dorong Pelayanan Transparan Lewat Public Hearing
  • IKASANDI Jadi Langkah Kutim Petakan dan Perkuat Keamanan Siber Pemerintahan
  • Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi
  • Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital
  • Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan
  • DOB Sangsaka Digagas untuk Percepat Pelayanan Publik di Lima Kecamatan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.