Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Bupati Ardiansyah Sebut KLHS Salah Satu Instrumen Pencegahan Pencemaran Lingkungan Hidup
Advertorial

Bupati Ardiansyah Sebut KLHS Salah Satu Instrumen Pencegahan Pencemaran Lingkungan Hidup

adminBy admin19 Juni 2024Updated:6 Juli 20243 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Rabu (19/6/2024) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Konsultasi Publik 1, Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangkah Menengah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2025-2029. Acara yang digelar di Ruang MCC, Hotel Royal Victoria Sangatta ini, dibuka oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Rapat tersebut dihadiri oleh perangkat daerah (PD) teknis yang tergabubg dalam Tim Pokja dari beberapa PD terkait, camat se Kutai Timur, kemudian para pemangku kepentingan dan tim ahli pendamping penyusunan KLHS dari Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada.

Kepala DLH Kutim melalui Sekretaris DLH Andi Palesangi berharap dengan digelarnya konsultasi publik tahap 1 itu, semua pihak terkait dapat memberikan saran dan masukan, demi kesempurnaan dokumen yang saat akan sedang disusun. Meningkatkan koordinasi dan strategis dalam penyusunan kajian lingkungan hidup strategis RPJMD Kabupaten Kutai Timur 2026-2029, dapat wujud dengan baik dan dapat dijadikan bahan acuan dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Kutai Timur.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyebut, KLHS merupakan salah satu instrumen pencegahan pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup, yang didayagunakan untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan kebijakan, rencana dan program.

“Saya rasa ini (konsultasi publik) memiliki urgensi yang tinggi. Karena Kutim dalam rangka persiapan untuk terus membangun di semua bidang. Termasuk yang sangat urgensi FGD persiapan Kutim untuk membangun dari berbagai Sumber Daya Alam (SDA). Baik yang bisa diperbaharui maupun yang tidak bisa diperbaharui,” kata Bupati Ardiansyah.

“Membangun pusat hilirasasi yang kita siapkan, sudah pasti dengan kajian-kajian yang harus sempurna. Kenapa? Karena, kita menginginkan bahwa proses pembangunan kita harus bersifat sustainable,” kata orang nomor satu di Kutim ini.

Lebih lanjut Bupati Ardiansyah mengatakan, tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development Goals (SDGs) meruapakan pembangunan yang digunakan untuk menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi dalam sebuah masyarakat secara kontinu.

“Kemudian menjaga kesinambungan kehidupan sosial masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan secara berkesinambungan dan menjaga keberlanjutan. Kehidupan sosial yang yang berkeadilan, serta dilakukan system tata Kelola yang berguna untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat untuk generasi berkelanjutan kedepannya,” ucapnya.

Lebih lanjut Ardiansyah menyebut, bahwa dalam konteks ini, KLHS RPJMD 2025-2029 berperan penting sebagai pedoman dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam seluruh kebijakan, rencana atau program pembangunan di daerah.

Prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan yang menjadi acuan dalam penyusunan KLHS ini meliputi, pertama, prinsip keadilan antar generasi memastikan generasi sekarang dan masa depan dapat memenuhi kebutuhan tanpa mengorbankan kebutuhan generasi yang akan datang.

Dua, prinsip efisiensi dan efektivitas, memanfaatkan sumber daya alam secara optimal dan bertanggung jawab untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Tiga, prinsip kehati-hatian dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan dan berhati-hati dalam pengolalaan lingkungan hidup untuk mengindari kerusakan yang tidak dapat diubah.

Empat, prinsip partisipasi melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan terkait lingkungan hidup. Lima, prinsip akuntabilitas, bertanggung jawab atas dampak lingkungan hidup yang ditimbulkan dari kegiatan pembangunan.

“Penyusunan KLHS RPJMD Kabupaten Kutai Timur tahun 2025-2029 merupakan Langkah awal yang krusial dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Saya berharap melalui KLHS ini, kita dapat merumuskan strategi dan program pembangunan yang tepat sasaran dan ramah lingkungan, sehingga dapat meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup dan memaksimalkan manfaatnya bagi masyarakat,” terangnya.

“Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat, untuk berpartisipasi aktif dalam proses penyusunan KLHS ini,” pintanya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.