Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Anggota DPRD Usul Pemprov Kaltim Alokasikan Beasiswa Khusus Pesantren
Advertorial

Anggota DPRD Usul Pemprov Kaltim Alokasikan Beasiswa Khusus Pesantren

adminBy admin21 Oktober 2023Updated:19 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Mimi Meriami BR Pane, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, menyerukan pemerintah daerah untuk meningkatkan dukungan finansial terhadap pengembangan pondok pesantren di Provinsi Kalimantan Timur. Meski pengelolaan pondok pesantren menjadi tanggung jawab Kementerian Agama, Mimi menekankan pentingnya Pemprov Kaltim memberikan alokasi anggaran khusus bagi pendidikan santri.

Mimi, yang juga menjabat sebagai Ketua Pansus Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Pondok Pesantren, menyoroti kebutuhan mendesak untuk menyediakan beasiswa khusus bagi santri. Ia berpendapat bahwa dukungan semacam ini dapat mendorong prestasi dan kualitas pendidikan di pesantren.

Dalam sebuah wawancara eksklusif, Mimi mengungkapkan, “Pendidikan pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter dan moralitas generasi muda di Kaltim. Dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah, kita bisa memastikan bahwa setiap santri mendapatkan pendidikan yang layak tanpa hambatan finansial.”

Selain itu, Mimi juga memandang pentingnya peran perusahaan swasta dalam mendukung pengembangan pondok pesantren. Dengan mengalokasikan sebagian CSR mereka untuk beasiswa santri, perusahaan dapat berkontribusi langsung pada pendidikan dan pembentukan karakter generasi penerus.

Tidak hanya santri, para pengajar di pesantren juga membutuhkan dukungan. Mereka sering kali menghadapi kesulitan finansial yang mempengaruhi kualitas pengajaran. “Pengajar di pesantren merupakan tulang punggung pendidikan. Pemerintah daerah harus memastikan bahwa mereka mendapatkan insentif yang layak,” tambah Mimi.

Diharapkan, dengan dukungan yang lebih besar dari pemerintah daerah dan swasta, pondok pesantren di Kaltim dapat berkembang lebih baik dan memberikan kontribusi yang lebih besar pada pendidikan di provinsi ini. (ADV/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.